Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Studi: Kurma Bisa Cegah Kanker Pankreas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kurma disebut memiliki banyak manfaat kesehatan. Sebuah studi mengungkap manfaat kurma salah satunya mencegah kanker pankreas.
Kurma merupakan kudapan favorit Rasulullah SAW. Dalam sunnah Rasulullah SAW pun disebutkan kurma yang dimakan dalam jumlah ganjil. Selain seturut ajaran Rasulullah SAW, konsumsi kurma memang mendatangkan manfaat kesehatan.
Tim riset dari Sultan Qaboos University yang dipimpin oleh Younis Baqi menemukan kurma mampu mengurangi inflamasi dan fibrosis yang mengarah pada kanker pankreas.
"Senyawa aktif buah kurma Khalas bisa menjadi agen antikanker alami yang ampuh," tulis peneliti dalam risetnya.
Lingkungan mikro kanker pankreas terdiri dari komponen seluler dan aseluler termasuk fibroblas, myofibroblast, pancreatic stellate cells (PSC), sel imun, pembuluh darah, extracellular matrix (ECM) dan protein larut.
ECM berfungsi sebagai penghalang fisik yang melindungi sel tumor dari senyawa terapeutik alami. Kemudian PSC berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan tumor pankreas. Dalam studi sebelumnya ditemukan PSC jadi sumber utama fibrosis pada stroma yang bisa merangsang sel untuk menciptakan lingkungan seperti tumor.
Baca juga:
Sepuluh Gejala Anak Kena Diabetes
Salah satu penyebab utama penyakit kronis adalah ketidakseimbangan oksidan dan stres oksidatif. Buah kurma jadi salah satu sumber antioksidan yang mampu mencegah stres oksidatif. Peneliti menggunakan ekstrak buah kurma dan dievaluasi secara in vitro pada PSC.
Dari sebanyak empat jenis kurma, ternyata kurma Khalas menunjukkan pengurangan fibrosis PSC secara signifikan. Peneliti menganggap ekstrak kurma Khalas bekerja sangat baik sebagai agen anti-fibrotik.
Hanya saja, riset yang diterbitkan di jurnal Biomedicine & Pharmacotherapy pada 2020 ini masih memerlukan riset lanjutan.
"Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi senyawa aktif dalam buah kurma yang dapat mengarah pada agen antikanker baru," imbuh peneliti.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5910 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4633 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2598 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2251 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2212 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan