Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Studi: Kurma Bisa Cegah Kanker Pankreas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kurma disebut memiliki banyak manfaat kesehatan. Sebuah studi mengungkap manfaat kurma salah satunya mencegah kanker pankreas.
Kurma merupakan kudapan favorit Rasulullah SAW. Dalam sunnah Rasulullah SAW pun disebutkan kurma yang dimakan dalam jumlah ganjil. Selain seturut ajaran Rasulullah SAW, konsumsi kurma memang mendatangkan manfaat kesehatan.
Tim riset dari Sultan Qaboos University yang dipimpin oleh Younis Baqi menemukan kurma mampu mengurangi inflamasi dan fibrosis yang mengarah pada kanker pankreas.
"Senyawa aktif buah kurma Khalas bisa menjadi agen antikanker alami yang ampuh," tulis peneliti dalam risetnya.
Lingkungan mikro kanker pankreas terdiri dari komponen seluler dan aseluler termasuk fibroblas, myofibroblast, pancreatic stellate cells (PSC), sel imun, pembuluh darah, extracellular matrix (ECM) dan protein larut.
ECM berfungsi sebagai penghalang fisik yang melindungi sel tumor dari senyawa terapeutik alami. Kemudian PSC berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan tumor pankreas. Dalam studi sebelumnya ditemukan PSC jadi sumber utama fibrosis pada stroma yang bisa merangsang sel untuk menciptakan lingkungan seperti tumor.
Baca juga:
Sepuluh Gejala Anak Kena Diabetes
Salah satu penyebab utama penyakit kronis adalah ketidakseimbangan oksidan dan stres oksidatif. Buah kurma jadi salah satu sumber antioksidan yang mampu mencegah stres oksidatif. Peneliti menggunakan ekstrak buah kurma dan dievaluasi secara in vitro pada PSC.
Dari sebanyak empat jenis kurma, ternyata kurma Khalas menunjukkan pengurangan fibrosis PSC secara signifikan. Peneliti menganggap ekstrak kurma Khalas bekerja sangat baik sebagai agen anti-fibrotik.
Hanya saja, riset yang diterbitkan di jurnal Biomedicine & Pharmacotherapy pada 2020 ini masih memerlukan riset lanjutan.
"Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi senyawa aktif dalam buah kurma yang dapat mengarah pada agen antikanker baru," imbuh peneliti.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1981 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun