Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Progres Perbaikan Jembatan Darurat Kebung-Banyu Campah Karangasem Senilai Rp1,7 Miliar
beritabali/ist/Progres Perbaikan Jembatan Darurat Kebung-Banyu Campah Karangasem Senilai Rp1,7 Miliar.
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Perbaikan jembatan penghubung Banjar Banyu Campah menuju Kebung, Desa Telagatawang, Sidemen, Karangasem segera akan terealiasi.
Pengerjaan jembatan sepanjang 10 meter dengan lebar 6 meter tersebut diperkirakan mulai dilaksanakan pada awal bulan Juni 2023 mendatang, dimana saat ini tahapannya sudah memasuki proses tender.
"Sekarang masih proses tender di PBJ, untuk pagu dana sebesar Rp.1,7 Miliar. Mudah - mudahan prosesnya berjalan lancar sehingga awal juni kami perkirakan bisa mulai pengerjaan," kata Kadis PUPR- Perkim Karangasem, Wedasmara saat dikonfirmasi, Kamis (18/5/2023).
Sesuai dengan perencanaan, perbaikan jembatan tersebut nantinya akan menggunakan box culvert atau dikenal juga sebagi produk beton pracetak persegi panjang dengan rongga besar di tengahnya yang biasa digunakan sebagai komponen drainase.
Sementara itu, sebelumnya agar bisa dilewati, warga secara swadaya membangun jembatan darurat dari kayu dan bambu. Hingga saat ini jembatan darurat hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki dan kendaraan roda 2 saja.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5963 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4662 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2648 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2300 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan