Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 4 Juli 2026
Sering Ada Kejadian Aneh di SDN 1 Buahan Gianyar, Kesurupan hingga Kecelakaan
Gelar Upacara Netralisir Pengaruh Negatif
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Siswa dan guru SDN 1 Buahan, Kecamatan Payangan, kerap kali diganggu hal aneh. Untuk mencegah hal itu terjadi lagi, pihak sekolah bekerja sama dengan desa adat menggelar upacara penetralisir untuk menyucikan wilayah.
Kepala SDN 1 Buahan Ni Negah Astiti, mengungkapkan, sejak setahun menjabat memang sudah banyak peristiwa yang dialami. Seperti saat PPDB tahun lalu, saat menghitung anak-anak siswa baru, dari daftar orangnya itu-itu saja. Tapi saat dihitung selalu lebih satu orang.
“Guru kelas sampai menghitung tiga kali selalu lebih. Padahal disesuaikan dengan siswa yang mendaftar tetap itu-itu saja,” ujarnya, Senin (22/5).
Diceritakan pula, ada juga siswa sering kesurupan, siswa sering ngamuk di sekolah tanpa diketahui penyebabnya. Ada juga siswa yang memalak uang jajan teman, untuk belanja di rumahnya.
Dari informasi warga sekitar, Astiti menceritakan, bahwa sejak sebelumnya sering terjadi peristiwa yang tidak diinginkan di sekolah. Sempat ada siswa yang kesurupan di sekolah, siswa jatuh dan patah tulang, ada juga siswa jatuh giginya patah, bahkan sempat ada siswa tertabrak lari di depan gerbang sekolah hingga patah tulang.
“Kami berterima kasih kepada Desa Adat Pengempon yang telah mendukung terselenggaranya upacara ini. Semoga dengan upacara ini siswa, guru dan pegawai mendapatkan keselamatan dan bisa melaksanakan tugas dengan baik, untuk kemajuan pendidikan anak-anak kami,” ujarnya.
Bandesa Adat Majangan, Wayan Wirawan mengungkapkan, SDN 1 Buahan merupakan tumpuan pembangunan SDM Desa Adat Pengempon. Selama ini hampir semua krama di desa adat pengempon mengenyam pendidikan dasar di SDN 1 Buahan. Bahkan mungkin juga ke depan, sekolah ini akan menjadi tempat menimba ilmu dari anak dan cucu.
“Sekolah ini milik kami. Kami akan berupaya demi kenyamanan dan keamanan anak dan cucu kami,” ujarnya.
Diharapkan, dengan diselenggarakan yadnya ini nantinya siswa, guru dan pegawai bisa melaksanakan tugasnya masing-masing dengan baik di sekolah ini. Terpenting lagi, anak-anak yang bersekolah di SDN 1 Buahan merasa nyaman dan tenang mengikuti proses belajar.
Dikatakan, khusus untuk nyomia roh-roh yang mungkin ada di bekas jalan setra yang kini masuk areal pekarangan sekolah dilaksanakan dengan upacara cari Bhuta Cerurik.
Tujuan cari ini mensucikan roh-roh yang mungkin mengganggu selama ini bisa disucikan dan memiliki sifat dewa yang bisa melindungi siswa, guru dan semua yang ada di sekolah.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3366 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1103 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 505 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 473 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun