Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 19 Juni 2026
Pemancar Rusak, Sejumlah Siaran TV Digital di Karangasem Tak Bisa Diakses
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beberapa hari terakhir, siaran TV digital di Karangasem mengalami kendala, dimana sejumlah siaran (channel) tiba - tiba menghilang alias tidak dapat diakses.
Atas kondisi tersebut, tidak sedikit masyarakat Karangasem yang telah beralih dengan membeli Set Top Box (STB) agar bisa mengakses siaran tv digital komplain bahkan ada yang mengira perangkat yang belum lama mereka beli telah rusak.
"Ya sejak beberapa hari lalu, ada sekitar 9 channel yang hilang, pelanggan pada komplain ada yang mengira set top box yang rusak padahal kondisinya masih bagus, " kata Gede Arta salah satu penyedia jasa pemasangan dan penjualan STB TV digital di Karangasem, Rabu (24/5/2023).
Sementara itu, usut punya usut, ternyata penyebab hilangnya sejumlah channel siaran TV digital tersebut karena adanya kerusakan yang terjadi pada pemancar site Karangasem. Pihak terkait hingga saat ini sedang berupaya melakukan perbaikan, hanya saja untuk lama prosesnya belum bisa dipastikan.
"Ya benar sedang ada perbaikan kerusakan pada pemancar site Karangasem, sudah kita dikomunikasikan dengan Balmon Denpasar," kata PLT Kadiskominfo Karangasem, I Komang Agus Sukasena.
Di sisi lain, warga berharap agar cakupan sinyal TV digital di Kabupaten Karangasem bisa diperluas lagi, pasalnya hingga saat ini masih banyak wilayah Karangasem kesulitan untuk menerima siaran TV digital meski sudah membeli STB dan memakai antena khusus.
"Kalau bisa agar sinyalnya lebih merata, karena seperti di tempat saya masih cukup sulit, harus pakai antena yang tinggi belasan meter itu pun belum tentu maksimal bisa mendapatkan siaran," kata Hendra salah seorang warga di Kecamatan Selat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun