Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Jalan Jembatan Tukad Barak Karangasem Berlubang dan Bergelombang
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Pengguna jalan raya nampaknya harus lebih berhati-hati saat melintas di Jembatan Kembar Tukad Barak, Desa Peringsari, Kecamatan Selat, Karangasem.
Pasalnya, kondisi jalan aspal di atas jembatan tersebut telihat bergelombang dan mengelupas. Bahkan terlihat ada lubang yang menganga pada badan jalan di tepi jembatan sebelah timur atau dari arah Amlapura.
"Harus pelan-pelan lewat, kalau ngebut bisa jatuh karena jalan bergelombang dan ada lubangnya juga," kata Kadek Edy salah seorang pemotor yang melintas dijalur tersebut, Jumat (26/5/2023).
Jembatan tersebut merupakan akses vital bagi warga, mengingat jalan ini adalah akses utama bagi warga yang hendak bepergian ke wilayah Rendang maupun sebaliknya menuju kota Amlapura. Jalur ini juga akses utama menuju Pura Besakih khususnya bagi pemedek yang melalui jalur Sidemen, maupun yang datang dari arah Kota Amlapura.
Perbekel Desa Peringsari, I Wayan Bawa membenarkan kondisi tersebut saat dikonfirmasi. Ia mengatakan kondisi jalan di jembatan kembar tersebut sudah pernah ditambal namun saat ini kembali bolong.
"Namanya jembatan kembar Tukad Barak, sebenarnya sudah pernah ditambel namun kembali bolong," ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun