Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
PAN Masih Galau Mau Pilih Ganjar Atau Prabowo
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Partai Amanat Nasional (PAN) disebut masih mempertimbangkan arah dukungannya pada Pilpres 2024. PAN menyebut saat ini ada dua kandidat kuat yang bakal didukungnya.
Kedua kandidat itu ialah Capres PDIP Ganjar Pranowo dan Capres Gerindra Prabowo Subianto. Hal itu disampaikan Waketum PAN Yandri Susanto kala menyambangi Kantor DPP PDIP, Jumat (2/6).
"Ya antara Ganjar dan Prabowo," ujarnya.
Usai safari ke markas banteng bermoncong putih itu, PAN dikabarkan bakal menerima kunjungan dari Partai Gerindra di Kantor DPP PAN yang dijadwalkan pada Senin (5/6).
"Ya insyaallah dalam waktu dekat Gerindra ke DPP PAN," kata Yandri.
Yandri mengungkapkan pertemuan ini bakal membahas soal peluang koalisi politik antara PAN dengan partai Gerindra.
"Ya termasuk menjajaki koalisi. Sama [seperti dengan PDIP]," kata Yandri.
Sodorkan Nama Cawapres Erick Thohir
Yandri mengakui partainya belum bisa menentukan sikap koalisi politik lantaran belum tercapainya kesepakatan dengan PDIP.
"Kalau ada titik temu, mungkin akan berakhir dengan dukungan kepada Ganjar," ujarnya.
Kunjungan PAN ke markas partai bermoncong putih itu disebut-sebut tengah menyodorkan proposal cawapresnya, yaitu Erick Thohir.
Kendati begitu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengaku tak menyinggung nama Ketua PSSI itu dalam kunjungannya ke PDIP. Namun ia meyakini bahwa kedua partai itu sama-sama mengakui kans Erick Thohir sebagai proyeksi cawapres PAN.
"Kami tidak membahas secara khusus, tapi walaupun nggak dibahas masing-masing sudah memahami," kata Zulhas dalam jumpa pers usai pertemuan.
Yandri Susanto mengungkapkan partainya akan tetap mengusung Erick Thohir sebagai cawapres, terlepas kepada siapa partainya menjatuhkan dukungan capres.
"Tetap, tetap [memperjuangkan Erick sebagai cawapres]," ucap Yandri di kantor pusat DPP PDIP usai pertemuan.
Sementara itu, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri mengatakan tak mau terburu-buru soal cawapres. Menurutnya, pihaknya tengah mempertimbangkan itu.
"Karena menurut saya kok banyak amat ya menjadi cawapres. Jadi saya mesti pilih dulu satu-satu," kata Mega dalam jumpa pers usai pertemuan.
Kunjungan PAN ke kantor PDIP dipimpin langsung Zulkifli Hasan. Zulhas juga ditemani sejumlah elite parpolnya, Sekjen Eddy Soeparno, Waketum Viva Yoga Mauladi, Asman Abnur, Yandri Susanto dan sejumlah elit DPP lain seperti Saleh Partaonan Daulay, hingga Eko Patrio.
Sementara itu, Megawati ditemani sejumlah elite partainya seperti Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, dan sejumlah Ketua DPP seperti Bambang Wuryanto hingga Yasonna Laoly. Turut hadir dalam pertemuan itu bakal capres PDIP, Ganjar Pranowo.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3050 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2085 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2050 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1826 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun