Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Soal Proposal Perdamaian Prabowo, Gerindra Bali Sebut Perang Rusia Ukraina Berdampak ke Indonesia
beritabali/ist/Soal Proposal Perdamaian Prabowo, Gerindra Bali Sebut Perang Rusia Ukraina Berdampak ke Indonesia.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Bali, Made Muliawan Arya buka suara soal proposal resolusi perdamaian Rusia-Ukraina dari Menteri Pertahanan RI sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Pria yang akrab disapa De Gadjah ini sepenuhnya mendukung langkah Prabowo Subianto untuk mengakhiri perang antara Rusia dan Ukraina.
Ia menuturkan semua orang ingin perdamaian, tidak ada lagi perang. Prabowo adalah seorang seorang perwira tinggi militer sehingga sangat paham apa yang disampaikan untuk memediasi konflik kedua negara.
Selain itu, pentingnya Prabowo berbicara terkait dengan Perdamaian Ukraina dan Rusia, salah satunya karena sangat berdampak terhadap Indonesia. Dimana Ukraina dan Rusia merupakan penghasil bahan baku pupuk terbesar di Dunia.
"Jadi gara-gara perang ini juga berpengaruh terhadap cadangan pupuk di indonesia, subsidi pupuk menurun, dan petani menjadi kesulitan, akibatnya kesejahteraan petani jadi menurun akibat gagal panen, dan juga bahan pangan kita jadi mahal," jelasnya De Gadjah.
Seperti diketahui, Prabowo Subianto menyampaikan proposal resolusi perdamaian untuk mengakhiri perang Ukraina-Rusia saat hadir dalam forum International Institute for Strategic Studies (IISS) Shangri-La Dialogue di Singapura, Sabtu (3/6/2023).
"Apa yang ingin disampaikan kami sebagai kader sangat mendukung. Kembalikan kepada masyarakat ada yang ingin perang? Lihat jangka panjang. Kedua negara merespons dengan baik," ujarnya.
De Gadjah juga menyebut, proposal tersebut bukan dari pribadi Prabowo Subianto, tapi sudah dikomunikasikan sebelumnya dengan Presiden Joko Widodo.
"Prinsipnya saya mendukung Pak Presiden dan Menhan Prabowo Subianto," terang Wakil Ketua DPRD Denpasar ini.
Adapun dalam proposal tersebut Prabowo menyodorkan tiga poin untuk menghentikan perang antara Rusia dan Ukraina yaitu gencatan senjata, penarikan pasukan, dan referendum.
Editor: Redaksi
Reporter: Gerindra Bali
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2497 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun