Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Progres Kasus Pelecehan Seksual Siswi SD di Karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Unit IV Satreskrim Polres Karangasem kini masih menunggu hasil visum terhadap siswi SD di Karangasem yang sebelumnya diduga menjadi korban pelecehan oknun wali kelasnya pada Kamis (15/6/2023) lalu.
Kanit IV Satreskrim Polres Karangasem, IPDA. Rizqi Fatkhul Mubin dikonfirmasi terkait perkembangan laporan dugaan pelecehan tersebut mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil visum dari RS yang menangani.
"korban saat dilaporkan oleh orang tuanya sudah langsung divisum. Tapi sampai sekarang belum keluar, kita masih nunggu hasilnya," ujarnya.
Sambil menunggu hasil visum keluar, pihaknya juga mengaku sudah memeriksa sejumlah saksi seperti korban, orang tua hingga paman korban. Ia juga mengaku akan fokus menangani kasus tersebut, sehingga bisa segera terungkap.
Seperti diberitakan sebelumnya, orang tua seorang siswi SD di Karangasem melapor ke Polres Karangasem atas dugaaan pelecehan yang dilakukan oknum wali kelas diluar sekolah pada Jumat (16/6/2023).
Dalam laporan tersebut, korban mengadu kepada orang tuanya bahwa telah mengalami perbuatan tak senonoh sepertu dicuim hingga di raba - raba oleh oknum wali kelasnya diluar sekolah.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2961 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2023 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun