Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Miliarder Sampai CEO Ada di Kapal Selam Wisata Titanic Yang Hilang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kapal selam wisata bangkai Titanic yang masih hilang di lepas pantai tenggara Kanada, Samudra Atlantik, mengangkut lima orang termasuk dua miliarder Pakistan dan Inggris.
Baca juga:
'Kiamat' Baru Ancam Inggris Gara-Gara KPR
Tim SAR gabungan dari beberapa negara pun diburu waktu untuk mencari kapal selam tersebut lantaran jumlah oksigen dalam kapal tersebut tersisa hanya untuk 40 jam ke depan.
Hingga kini, aparat berwenang memang belum merilis daftar resmi penumpang kapal selam itu. Namun, sejumlah media merilis daftar penumpang berdasarkan pengumpulan data di lapangan.
Miliarder Inggris sekaligus bos perusahaan penerbangan Action Aviation, Hamish Harding, menjadi salah satu turis yang ada dalam kapal selam tersebut.
Dikutip Reuters, pengusaha yang berbasis di Dubai itu bahkan sempat mengunggah foto sebelum menaiki kapal selam tersebut.
Selain Harding, miliarder asal Pakistan Shahzada Dawood dan anaknya Suleman Dawood juga ikut rombongan kapal selam tersebut. Shahzada merupakan wakil presiden konglomerat terbesar di Pakistan, Engro Corporation yang memiliki investasi dalam pengembangan pupuk, manufaktur kendaraan, energi, dan teknologi digital.
Shahzada selama ini tinggal di Inggris dengan istri dan dua anaknya.
Ada pula penjelajah asal Prancis sekaligus direktur penelitian bawah laut di sebuah perusahaan yang memiliki hak atas bangkai kapal Titanic, Paul-Henri Nargeolet, menjadi penumpang lainnya kapal selam tersebut.
Pendiri sekaligus CEO perusahaan operasi kapal berbasis di Amerika Serikat, OceanGate, Stockton Rush, juga berada dalam kapal selam tersebut.
Rush juga seorang pilot dengan peringkat transportasi jet termuda di dunia. Dia memperoleh sim DC-8 Type/Captain's di United Airlines Jet Training Institute pada 1981 ketika berusia 19 tahun.
Kapal selam turis yang menjelajahi situs Titanic ini hilang kontak pada Minggu (18/6) pagi sekitar satu jam 45 menit setelah kapal menyelam.
Ekspedisi itu sendiri diketahui menelan biaya 250 ribu dolar per orang. Perjalanan dimulai dari St John's Newfoundland, sebelum menuju sekitar 400 mil atau 640 kilometer ke Atlantik guna mencapai lokasi puing Titanic, menurut situs web OceanGate.
Mantan Komandan Komando Indo-Pasifik AS, Harry B. Harris Jr mengatakan fakta bahwa kapal selam tersebut belum muncul secara mandiri hingga saat ini mengindikasikan adanya masalah.
Pencarian akan menjadi rumit jika kapal selam tersebut tidak mengeluarkan suara atau sinyal apa pun.
"Karena kemungkinan tidak mengeluarkan suara... menjadi sulit untuk menemukannya," kata Harris.
Amerika Serikat dan Kanada mengerahkan kapal hingga pesawat untuk mencari kapal selam wisata penjelajah Titanic yang hilang.
Kapal-kapal dan pesawat itu kini mengerubungi kawasan lepas pantai tenggara Kanada untuk menemukan kapal selam.
Laksamana Muda Penjaga Pantai AS John Mauger mengatakan armada tersebut dikerahkan di sekitar 1.450 kilometer Cape Cod. Beberapa armada turut menjatuhkan pelampung sonar yang dapat memantau hingga kedalaman 3.962 meter.
"Ini adalah daerah terpencil dan merupakan tantangan untuk melakukan pencarian di daerah terpencil," kata Mauger, seperti dikutip Reuters, Selasa (20/6).
"Kami mengerahkan semua aset yang tersedia untuk memastikan bahwa kami dapat menemukan kapal dan menyelamatkan orang-orang di dalamnya," lanjut dia.
Dia juga mengatakan pesawat dan kapal tambahan bakal terus dikerahkan selama memasuki malam.
Selain itu, menurut Mauger, para pejabat juga telah menghubungi kapal-kapal komersial untuk meminta bantuan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2947 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2016 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun