Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Ribuan Warga Korut Gelar Pawai Akbar Ancam Balas Dendam ke AS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Ratusan ribu warga Korea Utara menghadiri pawai akbar di ibu kota Pyongyang, memperingati 73 tahun pecahnya Perang Korea.
Dilansir Reuters, sekitar 120 ribu pekerja dan mahasiswa mengambil bagian dalam aksi unjuk rasa dan pawai yang diadakan di seluruh ibu kota Pyongyang pada Minggu (25/6) waktu setempat.
Dalam foto-foto yang dirilis oleh media pemerintah, terlihat ribuan warga memadati stadion May Day di Pyongyang hingga penuh sesak.
Tak hanya berpawai, mereka juga membawa spanduk dan meneriakkan slogan-slogan, bersumpah untuk "perang balas dendam" menghancurkan Amerika Serikat.
Di salah satu spanduk yang dibawa peserta pawai, terlihat tulisan "seluruh daratan Amerika Serikat berada dalam jangkauan tembak kami", selain itu di spanduk lain terlihat tulisan "imperialis AS adalah perusak perdamaian"
Unjuk rasa ini dilakukan di tengah kekhawatiran internasional bahwa Pyongyang akan segera kembali meluncurkan satelit mata-mata militer pertama, untuk memantau kegiatan militer AS.
Menurut kantor berita KCNA, Korut mengklaim punya "senjata mutlak terkuat untuk menghukum imperialis AS" dan akan membalas dendam.
Korea Utara yang bersenjata nuklir telah menguji berbagai senjata termasuk rudal balistik antarbenua terbesarnya, meningkatkan ketegangan dengan Korea Selatan dan sekutu utama Korea Selatan, Amerika Serikat.
Korea Utara dan Selatan secara teknis masih berperang karena konflik 1950-53 mereka berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3809 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1753 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang