Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Suami Robek Vagina Istri, Apa Bahaya Vagina Robek?
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Muksin Nasution, warga Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, melukai vagina sang istri sampai robek. Aksi ini dilakukan lantaran sang istri menolak diajak berhubungan intim.
Baca juga:
Tips Membangun Kehidupan Seksual Pascastroke
"Dirobek pakai tangannya, [luka robek] 10 cm," kata Kapolsek Barumun AKP Miptahuddin seperti dilaporkan detikSumut.
Sang istri pun harus dilarikan ke rumah sakit akibat terus mengalami pendarahan.
Mengetahui kejadian ini, dokter spesialis kandungan Boy Abidin mengatakan vagina robek dalam kasus ini lebih merujuk pada area bibir vagina atau labia.
"Daerah bibir vagina itu sifatnya tipis, bisa robek. Robek ini karena ototnya tidak siap, tegang, kaku," kata Boy pada CNNIndonesia.com, Jumat (26/5).
Bibir vagina itu sebenarnya elastis. Elastisitas, lanjut dia, memang sudah disiapkan. Dalam hubungan intim, perlu ada foreplay sehingga otot vagina rileks, ada lubrikasi sehingga penetrasi bisa lebih nyaman.
Tanpa otot yang rileks dan lubrikasi, bibir vagina akan sempit, kaku sehingga jika dipaksa ada penetrasi atau aktivitas memasukkan sesuatu bisa robek.
Terlepas dari kasus di Sumut, Boy menjelaskan bahwa bibir vagina robek bisa ke arah atas, bawah atau samping yang sangat kecil kemungkinannya.
"Kalau robekan kena pembuluh darah besar [ke arah vagina], pembuluh darah aktif, terjadi pendarahan. Kalau tidak dihentikan, timbul kematian," katanya.
Jika robek ke daerah anus, akan ada kerusakan atau gangguan saat buang air besar. Perempuan akan sulit mengontrol buang air besar.
Kemudian jika robek ke atas atau ke area kandung kemih, maka kontrol kencing terganggu.
Apa bibir vagina robek bisa diperbaiki?
Bibir vagina robek bisa diperbaiki. Boy mengatakan dokter akan menjahit area robekan terutama jika robek ke area vagina. Tindakan jahitan akan seperti teknik jahitan luka episiotomi atau sayatan yang dibuat saat persalinan.
Sementara itu, jika robekan ke arah anus dan kandung kemih tindakannya akan berbeda.
"Robek ke anus, konsultasi ke dokter bedah untuk rekonstruksi. Robek ke arah kandung kemih, konsul ke spesialis urologi untuk diperbaiki," imbuhnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan