Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Rancang Sirkuit Sprint Rally, Jembrana Mantapkan Diri Jadi Pusat Wisata Otomotif di Bali
beritabali/ist/Rancang Sirkuit Sprint Rally, Jembrana Mantapkan Diri Jadi Pusat Wisata Otomotif di Bali.
BERITABALI.COM, BADUNG.
Tahun 2023 ini, Pemkab Jembrana berencana untuk membuat sirkuit Sprint Rally sebagai salah satu upaya dalam memantapkan Kabupaten Jembrana menjadi pusat otomotif di Bali.
Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna saat berkunjung ke kantor Beritabali.com pada Selasa (25/7/2023) di Kerobokan, Badung. Saat ini, tuturnya, Jembrana sudah dikenal dengan pusat wisata otomotif dengan memiliki sirkuit Motorcross, jalur Offroad dan Road Race.
"Kita ingin Jembrana dikenal dengan wisata otomotifnya, untuk itu kita ingin kembali mengembangkan salah satu cabang sprint rally. Kita berharap dari wisata otomotif ini bisa menjadi salah satu sumber PAD juga, karena tentunya ketika ada event akan berdampak terhadap akomodasi atau penginapan maupun UMKM, tidak hanya di sirkuit saja," kata pria akrab dipanggil Ipat ini.
Sejauh ini, kata dia, terkait dengan penunjang wisata otomotif, Jembrana belum memiliki lintasan untuk sprint rally. Rencananya pada tahun 2023 ini, Jembrana akan membuat jalurnya dengan menentukan lokasi yang dianggap memungkinkan yakni di kawasan Gunung Sanghyang yang sekarang lahannya masih dimiliki oleh Perusahaan Daerah atau Perusda.
Jika disepakati di lokasi tersebut, menurut Ipat, pembuatan lintasan tidak akan menganggu apapun termasuk tanaman dan pohon mengingat jarak antar tanaman disana sekitar 10 meteran. Sehingga tinggal menyesuaikan jalurnya dengan jarak tanam tersebut agar tidak sampai memotong pohon.
"Jadi kita bisa memanfaatkan kondisi aslinya dengan jarak pohon sekitar 10 meter itu, kita target tahun ini bisa bikin event, karena lintasannya kan tanah sehingga tinggal menata saja, karena jalan sudah ada tinggal kita tambahkan variasi. Untuk luas lahan yang akan dimanfaatkan mungkin sekitar 30 hektar, mudah mudahan kita bisa dapet 5 kilo untuk jalur sirkuitnya," jelas Ipat.
Meski demikian, ia belum mau bicara jauh soal kerja sama dengan perusda yang saat ini memanfaatkan lahan tersebut, yang jelas paling tidak Jembrana sudah menentukan lokasi dan memberikan gambaran apa yang akan dikerjakan disana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2186 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2009 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1923 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1785 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun