Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Rancang Sirkuit Sprint Rally, Jembrana Mantapkan Diri Jadi Pusat Wisata Otomotif di Bali
beritabali/ist/Rancang Sirkuit Sprint Rally, Jembrana Mantapkan Diri Jadi Pusat Wisata Otomotif di Bali.
BERITABALI.COM, BADUNG.
Tahun 2023 ini, Pemkab Jembrana berencana untuk membuat sirkuit Sprint Rally sebagai salah satu upaya dalam memantapkan Kabupaten Jembrana menjadi pusat otomotif di Bali.
Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna saat berkunjung ke kantor Beritabali.com pada Selasa (25/7/2023) di Kerobokan, Badung. Saat ini, tuturnya, Jembrana sudah dikenal dengan pusat wisata otomotif dengan memiliki sirkuit Motorcross, jalur Offroad dan Road Race.
"Kita ingin Jembrana dikenal dengan wisata otomotifnya, untuk itu kita ingin kembali mengembangkan salah satu cabang sprint rally. Kita berharap dari wisata otomotif ini bisa menjadi salah satu sumber PAD juga, karena tentunya ketika ada event akan berdampak terhadap akomodasi atau penginapan maupun UMKM, tidak hanya di sirkuit saja," kata pria akrab dipanggil Ipat ini.
Sejauh ini, kata dia, terkait dengan penunjang wisata otomotif, Jembrana belum memiliki lintasan untuk sprint rally. Rencananya pada tahun 2023 ini, Jembrana akan membuat jalurnya dengan menentukan lokasi yang dianggap memungkinkan yakni di kawasan Gunung Sanghyang yang sekarang lahannya masih dimiliki oleh Perusahaan Daerah atau Perusda.
Jika disepakati di lokasi tersebut, menurut Ipat, pembuatan lintasan tidak akan menganggu apapun termasuk tanaman dan pohon mengingat jarak antar tanaman disana sekitar 10 meteran. Sehingga tinggal menyesuaikan jalurnya dengan jarak tanam tersebut agar tidak sampai memotong pohon.
"Jadi kita bisa memanfaatkan kondisi aslinya dengan jarak pohon sekitar 10 meter itu, kita target tahun ini bisa bikin event, karena lintasannya kan tanah sehingga tinggal menata saja, karena jalan sudah ada tinggal kita tambahkan variasi. Untuk luas lahan yang akan dimanfaatkan mungkin sekitar 30 hektar, mudah mudahan kita bisa dapet 5 kilo untuk jalur sirkuitnya," jelas Ipat.
Meski demikian, ia belum mau bicara jauh soal kerja sama dengan perusda yang saat ini memanfaatkan lahan tersebut, yang jelas paling tidak Jembrana sudah menentukan lokasi dan memberikan gambaran apa yang akan dikerjakan disana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan