Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Kejari Karangasem Sebut Tersangka Korupsi LPD Klungah Berpotensi Bertambah
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem masih terus mengembangkan penanganan kasus dugaan korupsi di LPD Desa Adat Klungah, Desa Wismakerta, Kecamatan Sidemen, Karangasem.
Setelah menetapkan Ketua LPD berinisial IWD (57) sebagai tersangka dan menahannya, jaksa membuka peluang adanya tersangka baru dalam perkara yang diduga menimbulkan kerugian sekitar Rp2,7 miliar tersebut.
Kasi Pidsus Kejari Karangasem I Gede Hady Sunantara, seizin Kajari Karangasem Dr. Kusufi Esti Redliani, mengatakan penyidikan masih berjalan. Penyidik kini mendalami dugaan keterlibatan pihak lain, termasuk menelusuri aliran dana dalam perkara tersebut.
Menurut Hady, sedikitnya empat orang mulai menjadi perhatian penyidik. Mereka akan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan maupun aliran uang dalam kasus tersebut.
“Uang sebanyak itu tidak mungkin dinikmati satu orang. Pasti ada orang lain yang ikut menikmati juga. Sekarang sedang kami kembangkan. Tidak menutup kemungkinan tersangkanya akan bertambah,” ungkap Hady, Kamis (10/9/2026).
Pengembangan perkara dilakukan setelah penyidik mengurai dugaan penyimpangan dalam pengelolaan LPD Desa Adat Klungah. Sebelum menetapkan IWD sebagai tersangka, jaksa telah memeriksa sedikitnya 37 saksi serta meminta keterangan ahli.
Kajari Karangasem Kusufi sebelumnya menjelaskan, pemeriksaan puluhan saksi tersebut dilakukan untuk memperkuat alat bukti sekaligus mengungkap pihak-pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara.
Kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait dugaan kejanggalan dalam pengelolaan LPD Desa Adat Klungah. Dalam penyidikan, jaksa menemukan dugaan penyimpangan dalam praktik pemberian kredit, di antaranya pemberian pinjaman yang melebihi batas maksimum serta penyaluran kredit kepada pihak di luar wilayah desa.
Dengan IWD kini ditahan di Lapas Kelas IIB Karangasem, penyidik masih fokus mengurai siapa saja yang diduga menikmati aliran dana Rp2,7 miliar tersebut.
Kejari Karangasem menegaskan penyidikan belum berhenti pada satu tersangka. Jika dalam pengembangan ditemukan bukti yang cukup mengenai keterlibatan pihak lain, jumlah tersangka dalam kasus dugaan korupsi LPD Klungah berpotensi bertambah.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan