Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Heboh, Ini Alasan Kari Subali Maju Karangasem 1 Tempuh Jalur Independen
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Peta pertarungan pada Pilkada Karangasem yang akan datang sepertinya bakal berlangsung seru. Pasalnya meski tahapannya terbilang masih cukup jauh, namun calon penantang kuat petahana mulai bermunculan.
Salah satu kandidat kuat yang belakangan ini cukup menyita perhatian publik yaitu politisi asal Kecamatan Abang, I Wayan Kari Subali. Setelah meyatakan mundur dari pencalonan partai Nasdem pada Pileg 2024 mendatang, pria yang telah malang - melintang sebagai anggota legislatif baik tingkat Kabupaten maupun Provinsi ini kini mengaku mantap untuk maju bertarung pada Pilkada Karangasem.
Tak main - main, Kari Subali bahkan menyatakan diri akan bertarung merebut Karangasem 1 tanpa melalui kendaraan Partai Politik alias menempuh jalur independen. Itu terbukti hingga saat ini sudah berhasil mengumpulkan dukungan hingga 25 ribu KTP pemilih di Kabupaten Karangasem.
"Saat ini sudah terkumpul dukungan lebih kurang 25 ribu KTP. Untuk mencalonkan independen syaratnya harus mendapat dukungan sekitar 50 ribu, saya optimis mendekati tahapannya nanti target itu bisa terpenuhi," kata Kari Subali kepada awak media, Senin (7/8/2023).
Ia mengungkapkan, spiritnya untuk maju bertarung pada Pilkada mendatang ingin menjadi contoh terutama di Bali dengan merubah perjalana sua politik, yang awalnya bagus namun saat ini menjadi identik dengan politik uang. Kari Subali mengaku ingin mengembalikan marwah politik seperti ketika ia berjuang melawan orde baru.
Baca juga:
Kari Subali Resmi Menerima Gelar Jero Pasek Usai Ritual Mejaya-Jaya
Jika nantinya diberikan kepercayaan, Kari Subali mengaku tidak akan mengambil haknya sebagai Bupati baik itu berupa gaji maupun uang intensif tunjangan apapun, serta tidak akan memotong uang apapun. Bahkan jika misalnya tidak melanggar hukum, ia juga akan menuangkan ke dalam semacam perjanjian lewat notaris yang bisa disaksikan langsung oleh warga masyarakat baik itu jaksa maupun polisi dan yang terkait apabila seandainya nantinya tindakannya melenceng atau bohong apalgi korupsi, ia sanggup untuk diberhentikan dan langsung dipenjarakan.
"Banyak yang tidak setuju atas keinginan saya yang tidak akan mengambil hak seperti gaji maupun insentif tunjangan jika diberikan kepercayaan sebagai bupati. Akan tetapi, saya rasa dengan apa yang sudah ada saat ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga saya," imbuh Kari Subali.
"Dulu saya dua kali duduk di DPRD Karagasem, gaji saya tidak pernah bawa pulang, gaji itu saya langsung bawa ke RS, saya kasikan kepada masyarakat yang memerlukan saat itu. Ini bisa dibuktikan, saya tidak mengada-ada, silahkan bisa dibuktikan dan cari tau informasinya," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2497 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun