Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Adu Kesaktian Jro Jepang versus Jro Widhi di Gianyar, Begini Akhirnya
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Setelah sempat adu teori di media sosial, akhirnya Jro Jepang dengan Jro Mangku Widhi adu praktik. Pertempuran keduanya berlangsung di rumah Jro Widhi di Kelurahan Abianbase, Kecamatan Gianyar, Rabu malam (30/8/2023).
Pertempuran dua Jro itu buntut dari ketidakpercayaan Jro Jepang terhadap Jro Widhi saat menidurkan watangan di acara Calonarang. Jro Jepang tak percaya orang bisa dibuat mati suri. Nah, untuk membuktikan, maka keduanya bertemu.
Datang di rumah Jro Widhi, Jro Jepang langsung diberikan susunan acara dari selembar kertas. Ada 4 acara dalam aturan main tempur mereka. Pertama, adu ilmu hipnosis antara Mangku Widhi dengan Jro Jepang. Kedua, adu hipnosis menghidupkan Sukma masing-masing.
Ketiga, menerawang atau meneropong sakit orang. Keempat, mendeteksi tubuh orang. Kedua Jro juga mengeluarkan kamera untuk merekam aktivitas mereka.
Debat berlangsung disaksikan sejumlah orang yang penasaran ada apa gerangan. Hingga akhirnya, pembuktian dilakukan di jalanan.
Karena situasi ramai dan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, Jro Jepang pun diminta minta maaf oleh Jro Widhi. "Saya minta maaf telah membuat keramaian di rumah Jro Mangku Widhi," ujar Jepang sembari bersalaman dengan Jro Widhi.
Usai permintaan maaf, acara adu ilmu pun berakhir. Sementara itu, Jro Widhi ditemui di rumahnya, Kamis (31/8/2023) mengaku sudah memaafkan Jro Jepang.
"Kami sudah maafkan dan terima kasih sudah berkunjung," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 446 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 363 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 308 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 226 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun