Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Lima Penyakit Yang Bisa Disembuhkan dengan Daun Kelor
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Daun kelor merupakan salah satu tanaman herbal yang kerap digunakan sebagai makanan dan alternatif untuk tujuan pengobatan. Sejumlah penelitian telah mengonfirmasi bahwa tanaman ini kaya manfaat. Bahkan WHO menjuluki daun kelor sebagai miracle tree setelah menemukan banyaknya manfaat yang diberikan.
Menurut laman Kemenkes, daun kelor kaya antioksidan, vitamin B6, B2, A, dan C, anti-inflamasi, serta zat besi. Selain itu, kelor juga mengandung senyawa bermanfaat macam fenolik, flavonoid, betakaroten, zeaxanthin, tain, dan lutein.
Dengan kandungan zat bermanfaat yang melimpah itu, membuat tanaman tersebut sangat baik untuk kesehatan. Beberapa manfaat yang didapatkan dari daun kelor di antaranya meningkatkan daya ingat, bagus untuk kesehatan kulit, dan mengurangi peradangan.
Selain faedah tersebut, kelor juga memiliki manfaat untuk mengurangi risiko seseorang terkena penyakit berbahaya. Berikut sejumlah penyakit yang dapat diatasi oleh daun kelor. Di antaranya merupakan penyakit berbahaya seperti kanker dan diabetes.
Penyakit yang Dapat Diatasi Daun Kelor
1. Darah Tinggi
Dalam sebuah studi tahun 2021 yang termuat dalam Frontiers, disebutkan bahwa daun kelor mampu menurunkan tekanan darah seseorang. Kesimpulan ini diambil dari penelitian yang dilakukan oleh sekelompok orang yang mengonsumsi 120 gram daun kelor matang dalam waktu seminggu.
2. Asam Urat
Air rebusan daun kelor yang mengandung flavonoid dan alkaloid juga punya khasiat untuk menurunkan serta mencegah pembentukan asam urat. Selain itu, daun kelor juga memiliki sifat anti-inflamasi atau pereda nyeri yang kerap ditimbulkan oleh asam urat.
3. Kolesterol
Kandungan seperti protein, vitamin B6, vitamin C, riboflavin, dan zat besi yang terdapat dalam daun kelor dipercaya mampu menurunkan kadar kolesterol. Dalam sebuah penelitian juga ditemukan bahwa pemberian air rebusan daun kelor pada lansia mampu untuk menurunkan kadar kolesterol.
4. Diabetes
Dalam jurnal Efek Antidiabetik Daun Kelor disebutkan bahwa daun moringa oleifera terbukti memiliki efek antidiabetik dan anti-hiperglikemik. Disebutkan juga bahwa ekstrak daun kelor dapat mengontrol gula darah dan menurunkan kadar HbA1C yang merupakan indikator keberhasilan pengobatan pada pasien diabetes melitus melalui berbagai mekanisme.
5. Kanker
Salah satu terapi pengobatan kanker adalah dengan mensupresi IL 8. Bahan herbal alternatif yang diketahui dapat melakukan hal tersebut adalah tanaman daun kelor karena di dalamnya terdapat isotiosianat (isothioctyanate/ITC) dan glukosinolat (glucosinolate).
ITC inilah yang berpotensi sebagai bahan anti-kanker. Daun kelor juga dapat bekerja sebagai bahan anti-neoproliferasi yang mencegah proliferasi sel kanker. (sumnber: sindonews.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5952 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2647 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2294 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2229 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan