Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Pelinggih Pura Dadia di Karangasem Terbakar, Ini Alasan Warga Tak Panggil Pemadam
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Percikan api yang berasal dari pembakaran sampah warga diduga menjadi pemicu peristiwa kebakaran yang menghanguskan tiga pelinggih di Pura Dadia Pasek Gelgel di Banjar Dinas Cutcut, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem pada Minggu (17/9/2023) sore.
Perbekel Desa Ban, I Gede Tamu Sugiantara mengatakan, tiga pelinggih yang hangus terbakar tersebut diantaranya Pelinggih Rong 2, Rong 3 dan pelinggih Gedong. Ketiga pelinggih yang terbakar ini terbuat dari kayu sehingga membuatnya mudah terbakar.
"Terkait penyebab kebakaran kemungkinan karena ada masyarakat yang membakar sampah di sekitar lokasi dan ditinggalkan, karena lahan yang ada disana sangat kering dan angin berhembus kencang membuat api merembet dan mengenai bangunan Pura," kata Sugiantara.
Sementara itu, peristiwa kebakaran ini tidak dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Karangasem lantaran lokasinya pura yang sangat jauh. Karena meski dilaporkan, diperkirakan ketika Damkar tiba di lokasi pasti sudah terbakar habis.
Untuk penangananya sendiri dilakukan secara manual oleh masyarakat sekitar. Warga yang datang lebih fokus menyelamatkan Pelinggih yang lain agar kebakaran tidak merembet kebangunan lainnya. Akibat musibah tersebut, kerugian yang dialami pihak pengempon diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2013 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun