Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Empat Karyawan Koperasi di Gianyar Terseret Arus di Pantai Lebih
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Niat mandi di pantai Lebih, Kecamatan Gianyar pada Minggu (24/9/2023) berujung musibah. Sebanyak 4 karyawan koperasi yang tinggal di Perum Griya Anyar Sukawati terseret arus saat mandi pukul 17.30 WITA.
Saat mereka digulung ombak, petugas Balawista berhasil menyelamatkan mereka. Dari laut, mereka ditarik ke daratan. Saat diselamatkan, mereka tergolek lemas di pasir pantai.
Adapun identitas 4 orang yang menjadi korban terseret arus, adalah Bastian Saragih (23); Daniel Sinaga (24); Pandiangan (23); Ferry Manalu (24).
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar Gusti Ngurah Dibya Presasta menyatakan mereka semua ke Pantai Lebih sempat makan di kuliner Lebih. Dilanjutkan dengan mandi pantai pukul 16.00.
"Secara tiba-tiba mereka terseret arus ombak laut, sempat berteriak dan melambaikan tangan minta pertolongan," ujarnya, Senin (25/9/2023).
Selanjutnya 2 orang Balawista Gianyar yaitu I Gede Ginarta dan Dewa Gede Ndut, memberikan pertolongan. Korban dibawa ke pinggir pantai dalam keadaan tidak sadarkan diri.
"Sekira jam 17.35 WITA, personil Polairud, Balawista dan dibantu oleh warga membawa ke empat korban keparkiran Pantai Lebih dan langsung dilarikan ke RS Sanjiwani dengan menggunakan Ambulans PMI dan mobil pickup milik warga," jelas dia.
Saat ini 4 orang korban terseret ombak di Pantai Lebih, masih dalam penanganan pihak yang terkait dalam hal ini tim Medis RSUD Sanjiwani.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan