Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
TPA Temesi Gianyar Terbakar, Usai Padam Petugas Lakukan Pendinginan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Belum beres kebakaran di TPA Suwung Denpasar dan TPA Mandung Tabanan, kini giliran TPA Temesi Gianyar membara. Kebakaran diketahui pada Senin dini hari (16/10/2023).
Kebakaran diketahui oleh warga yang mencium bau terbakar. Sebelum api merembet, warga langsung menghubungi petugas untuk mengantisipasi api.
Salah satu warga, Sunarta, mengaku petugas langsung dihubungi agar api tidak merembet dan membesar. "Ya, awalnya ada asap, langsung warga disini hubungi petugas. Biar tidak terulang kasus di Suwung," ujar dia.
Di tengah kegelapan, petugas pemadam kebakaran (Damkar Gianyar) langsung menuju TPA Temesi dan menyemprotkan air ke titik api. "Kami turunkan dua unit armada untuk menyemprot ke arah sampah yang terbakar," ujar Kasat Pol PP Gianyar Made Watha.
Dikatakan, beberapa jam kemudian, api berhasil dipadamkan. Hanya saja, petugas tetap melakukan penyemprotan untuk mengantisipasi letupan api yang baru.
"Luas yang terbakar 3 are. Kami tangani api 2 jam 30 menit, kami lakukan pendinginan," jelas dia.
Sementara itu, meski sempat terbakar, angkutan sampah ke TPA Temesi masih berlangsung secara normal. Sampah ditumpuk pada areal yang aman dari kebakaran.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2940 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun