Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Bantuan dari Mesir Masuk Jalur Gaza, AS Desak Perbatasan Tetap Terbuka
beritabali.com/cnnindonesia.com/Bantuan dari Mesir Masuk Jalur Gaza, AS Desak Perbatasan Tetap Terbuka
BERITABALI.COM, DUNIA.
Amerika Serikat (AS) menyambut baik kedatangan truk-truk bantuan dari Mesir masuk ke wilayah Jalur Gaza yang sudah porak-poranda dihantam Israel. AS mendesak semua pihak tetap membuka penyeberangan Rafah.
"Pembukaan jalur pasokan penting ini adalah hasil kerja sama diplomatik selama berhari-hari di tingkat tertinggi," kata Presiden AS dalam pernyataannya, disiarkan AFP, Sabtu (21/10).
"Saya sudah menjelaskan sejak awal krisis ini, baik dalam pernyataan publik atau percakapan pribadi, bahwa bantuan kemanusiaan adalah kebutuhan kritis dan mendesak yang harus segera dilakukan," ujar Biden.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken sebelumnya mendesak semua pihak menjaga penyeberangan Rafah tetap terbuka agar pergerakan bantuan, yang dikatakan penting buat warga Gaza, bisa bergerak.
Berdasarkan pantauan AFP ada sekitar 20 truk dari Palang Merah Mesir yang bertugas mengirim bantuan dari berbagai badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melewati perbatasan Rafah ke Gaza.
"Kami sudah jelas: Hamas tak boleh ikut campur dalam pemberian bantuan penyelamatan jiwa ini," kata Blinken.
"Warga sipil Palestina tidak bertanggung jawab atas terorisme mengerikan yang dilakukan Hamas dan mereka tidak boleh dibuat menderita karena tindakan bejatnya," ucap dia lagi.
Pembukaan jalur pasokan ini terjadi setelah berhari-hari negosiasi intens dan kesepakatan yang dicapai Biden dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi saat kunjungan Biden ke Israel pada awal pekan ini.
Pengiriman pada Sabtu itu adalah yang pertama sejak perang pecah dua pekan lalu antara Hamas dan Israel. Hamas adalah gerakan militan Islam yang menguasai Jalur Gaza berpenduduk 2,4 juta orang.
Pada 7 Oktober militan Hamas menyerbut Israel dari Gaza dan menewaskan sedikitnya 1.400 orang. Sebaian besar korban tewas adalah warga sipil yang ditembak, dimutilasi atau dibakar sampai mati pada hari pertama serangan tersebut menurut pejabat Israel.
Sejak saat itu lebih dari 4.300 warga Palestina, sebagian besar warga sipil, tewas dalam pemboman Israel yang tak berhenti, menurut Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas di Gaza.
Biden mengatakan AS akan terus berupaya melindungi warga sipil, sesuai kewajiban berdasarkan hukum humaniter internasional.
Dia menambahkan bahwa upaya diplomatik AS akan terus dilakukan agar warga AS dan keluarga dekat mereka di Gaza bisa meninggalkan wilayah tersebut secara aman.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 546 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 399 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 398 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan