Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Krisis BBM, Operasi Badan PBB di Jalur Gaza Terancam Berhenti
BERITABALI.COM, DUNIA.
Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) memperingatkan potensi terpaksa menghentikan pekerjaan di Jalur Gaza pada Rabu (25/10) apabila tak segera mendapatkan stok bahan bakar.
Mereka menyatakan pekerjaan bakal dilanjutkan apabila ada pengiriman bahan bakar ke wilayah yang dilanda perang tersebut.
"Jika kami tidak segera mendapatkan bahan bakar, kami terpaksa menghentikan operasi kami di Jalur Gaza mulai besok (25/10) malam," kata UNRWA di X atau Twitter pada Selasa (24/10).
"Waktunya hampir habis. Kami sangat membutuhkan bahan bakar," kata Direktur Komunikasi UNRWA Juliette Touma kepada AFP.
Badan-badan bantuan telah menyuarakan kekhawatiran tentang kurangnya bahan bakar yang digunakan untuk menggerakkan layanan penting di Gaza, seperti rumah sakit yang bergantung pada generator.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 24 Oktober mengungkapkan enam rumah sakit di Gaza telah tutup imbas kekurangan bahan bakar.
WHO dengan bantuan UNRWA pada Senin (23/10) sesungguhnya sudah mengirimkan pasokan bantuan terbatas, yakni hanya untuk ambulans dan ke empat rumah sakit di Gaza selatan.
"Itu hanya cukup untuk menjaga ambulans dan fungsi penting rumah sakit tetap berjalan selama lebih dari 24 jam," kata WHO.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres juga menyinggung bantuan untuk warga di Jalur Gaza. Ia memperingatkan terbatasnya pasokan bantuan di sana, termasuk bantuan pertama yang masuk pada akhir pekan lalu.
Menurutnya, bantuan pertama itu hanya satu tetes dari lautan bantuan yang dibutuhkan warga di sana sejak perang antara Israel dan Hamas dimulai 7 Oktober. Bantuan pertama itu juga tak termasuk bahan bakar.
"Tanpa bahan bakar, bantuan tidak dapat disalurkan, rumah sakit tidak akan mempunyai listrik, dan air minum tidak dapat dimurnikan atau bahkan dipompa," kata Guterres kepada Dewan Keamanan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 546 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 399 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 398 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan