Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Adian PDIP Sebut Mega Beri Yang Diminta Jokowi: Banyak Benar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Politikus PDIP, Adian Napitupulu mengungkap Ketua Umumnya, Megawati Soekarnoputri telah memberikan semua permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pencalonan dirinya dan keluarga dalam kontestasi politik elektoral.
Menurut Adian, Megawati total telah mengabulkan tujuh permintaan Jokowi untuk maju pada pemilihan umum. Mulai dari Pilkada Solo, Pilkada DKI Jakarta, Pilpres, hingga dua kali rekomendasi untuk anak dan menantunya.
"Dulu ada yang datang minta jadi wali kota dapat rekomendasi, minta rekomendasi, dikasih. Minta lagi dapat rekomendasi, dikasih lagi. Lalu minta jadi gubernur, minta rekomendasi dikasih lagi. Lalu minta jadi calon presiden, minta rekomendasi dikasih lagi. Kedua kali dikasih lagi," ucap Adian dalam keterangannya, Rabu (25/10).
"Lalu ada lagi minta untuk anaknya dikasih lagi. Lalu ada diminta untuk menantu lalu dikasih lagi. Banyak benar," imbuhnya.
Menurut Adian, dari semua permintaan rekomendasi itu, Mega hanya tak mengabulkan keinginan soal perpanjangan masa jabatan presiden atau presiden tiga periode. Menurutnya, karena alasan itulah Jokowi kemudian saat ini bersitegang dengan PDIP.
"Nah ketika kemudian ada permintaan tiga periode, kita tolak. Ini masalah konstitusi, ini masalah bangsa, ini masalah rakyat, yang harus kita tidak bisa setujui," ujarnya.
Adian mengakui ada pihak yang marah dengan sikap partainya itu. Ia menyebut PDIP tak mau ambil pusing. Mantan aktivis '98 itu memastikan partainya kini tak antipati terhadap Jokowi.
Adian hanya menyesalkan perubahan sikap Jokowi yang begitu cepat, padahal PDIP telah memberikan segalanya.
"Kalau ada yang marah karena kita menolak penambahan masa jabatan tiga periode atau perpanjangan, bukan karena apa-apa, itu urusan masing-masing. Tetapi memang untuk menjaga konstitusi. Sederhana aja," katanya.
Adian mengaku tak ambil pusing setelah Gibran resmi maju bersama Prabowo Subianto. Ia menyebut PDIP kini hanya akan fokus memenangkan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
"Status Gibran anak Jokowi. Soal status mereka diserahkan ke DPP dan Ketua Umum PDI Perjuangan. Tugas saya menggalang suara, menggalang kekuatan untuk memenangkan Ganjar," ucapnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan