Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Adian PDIP Sebut Mega Beri Yang Diminta Jokowi: Banyak Benar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Politikus PDIP, Adian Napitupulu mengungkap Ketua Umumnya, Megawati Soekarnoputri telah memberikan semua permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pencalonan dirinya dan keluarga dalam kontestasi politik elektoral.
Menurut Adian, Megawati total telah mengabulkan tujuh permintaan Jokowi untuk maju pada pemilihan umum. Mulai dari Pilkada Solo, Pilkada DKI Jakarta, Pilpres, hingga dua kali rekomendasi untuk anak dan menantunya.
"Dulu ada yang datang minta jadi wali kota dapat rekomendasi, minta rekomendasi, dikasih. Minta lagi dapat rekomendasi, dikasih lagi. Lalu minta jadi gubernur, minta rekomendasi dikasih lagi. Lalu minta jadi calon presiden, minta rekomendasi dikasih lagi. Kedua kali dikasih lagi," ucap Adian dalam keterangannya, Rabu (25/10).
"Lalu ada lagi minta untuk anaknya dikasih lagi. Lalu ada diminta untuk menantu lalu dikasih lagi. Banyak benar," imbuhnya.
Menurut Adian, dari semua permintaan rekomendasi itu, Mega hanya tak mengabulkan keinginan soal perpanjangan masa jabatan presiden atau presiden tiga periode. Menurutnya, karena alasan itulah Jokowi kemudian saat ini bersitegang dengan PDIP.
"Nah ketika kemudian ada permintaan tiga periode, kita tolak. Ini masalah konstitusi, ini masalah bangsa, ini masalah rakyat, yang harus kita tidak bisa setujui," ujarnya.
Adian mengakui ada pihak yang marah dengan sikap partainya itu. Ia menyebut PDIP tak mau ambil pusing. Mantan aktivis '98 itu memastikan partainya kini tak antipati terhadap Jokowi.
Adian hanya menyesalkan perubahan sikap Jokowi yang begitu cepat, padahal PDIP telah memberikan segalanya.
"Kalau ada yang marah karena kita menolak penambahan masa jabatan tiga periode atau perpanjangan, bukan karena apa-apa, itu urusan masing-masing. Tetapi memang untuk menjaga konstitusi. Sederhana aja," katanya.
Adian mengaku tak ambil pusing setelah Gibran resmi maju bersama Prabowo Subianto. Ia menyebut PDIP kini hanya akan fokus memenangkan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
"Status Gibran anak Jokowi. Soal status mereka diserahkan ke DPP dan Ketua Umum PDI Perjuangan. Tugas saya menggalang suara, menggalang kekuatan untuk memenangkan Ganjar," ucapnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan