Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Beton Bahu Jalan Mengelupas, Warga Abang Keluhkan Pasir dan Kerikil Berserakan ke Badan Jalan
beritabali/ist/Beton Bahu Jalan Mengelupas, Warga Abang Keluhkan Pasir dan Kerikil Berserakan ke Badan Jalan.
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Warga keluhkan kualitas pembetonan bahu jalan di sepanjang ruas jalan Abang Kelod menuju Kikian, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem.
Padahal proyek tersebut belum lama rampung, namun kini kondisi pembetonan di bahu jalan justru terlihat mengelupas hingga menyebabkan pasir dan kerikil berserakan ke badan jalan dan dianggap berpotensi memicu kecelakaan.
"Ya benar, ini dikeluhkan warga karena pasir dan kerikil dari beton yang mengelupas berserakan ke badan jalan, sejauh ini tidak menimbulkan kecelakaan, semoga saja tidak ada," kata Perbekel Abang, I Nyoman Sutirtayasa dikonfirmasi Sabtu (4/11/2023).
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR- Perkim Karangasem, Wedasmara dikonfirmasi mengatakan akan segera berkordinasi dengan pihak pengerjaan proyek tersebut agar segera diperbaiki mengingat saat ini masih dalam masa pemeliharaan.
"Kita akan koordinasikan agar segera diperbaiki karena proyek tersebut masih dalam masa pemeliharaan," kata Wedasmara.
Untuk diketahui, proyek tersebut merupakan proyek pemeliharaan berkala rusa jalan Abang - Kikian dengan anggaran sekitar Rp1,8 miliar menggunakan dana APBD Karangasem tahun 2023. Waktu pengerjaan proyek tersebut 120 hari kalender yang dimulai pada 7 Juni 2023 lalu.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3343 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 811 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan