Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Prabowo Buka Suara Usai Disebut Jokowi Pemimpin Kuat
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Bakal calon presiden yang juga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto merespons santai usai disebut Presiden Joko Widodo sebagai pemimpin kuat.
Prabowo menilai ucapan Jokowi bagian dari guyonan. Menurut Prabowo, Jokowi adalah orang yang suka bercanda.
"Ya saya kira ya beliau kan penuh humor ya," kata Prabowo setelah menghadiri Rakernas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Jakarta, Selasa (7/11).
Prabowo tak berkomentar banyak soal pemimpin kuat. Dia justru membahas peran LDII dan pengembangan pencak silat di Indonesia.
Dia berkata LDII punya peran mengembangkan pencak silat. Prabowo memuji kiprah Persinas ASAD yang berada di bawah naungan LDII.
"Banyak tokoh-tokohnya itu sangat berperan dalam dunia pencak silat. Sekjen pencak silat sudah 13 tahun itu dari LDII," ucap Prabowo.
Sebelumnya, Jokowi menyinggung nama Prabowo saat membahas karakter pemimpin kuat yang dibutuhkan Indonesia. Pernyataan itu bermula dari pidato Jokowi soal tantangan-tantangan yang dihadapi Indonesia.
Menurut Jokowi, Indonesia perlu pemimpin yang kuat. Lalu ia berguyon dengan membahas seni pencak silat yang menjadi pembuka acara tersebut.
"Sekali lagi, dibutuhkan kepemimpinan yang kuat. Tadi yang ditampilkan tadi pencak silat tadi benar karena ketuanya Pak Prabowo, Sekjennya Pak Teddy," ungkap Jokowi sambil tertawa pada Rakernas LDII di Jakarta, Selasa (7/11).
"LDII kalau gini-gini pintar banget. Memberi simbol-simbol gitu loh," kata Jokowi tertawa.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan