Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
PDIP ke Jokowi: Kalau Mau Cawapres Lain Mestinya Izin Dulu ke Megawati
beritabali.com/cnnindonesia.com/PDIP ke Jokowi: Kalau Mau Cawapres Lain Mestinya Izin Dulu ke Megawati
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) mestinya menyampaikan calon yang didukungnya kepada Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum partai berlambang banteng.
Mulanya, Basarah membahas cara politik Megawati yang memegang teguh prinsip kehidupan berbangsa dan bernegara yang salah satunya terkait nilai berdemokrasi dan berhukum. Megawati, kata Basarah, membedakan masalah partai politik dan masalah kenegaraan.
Ia menegaskan bahwa Megawati hingga saat ini tetap memposisikan Jokowi sebagai Presiden Indonesia. Basarah turut menyinggung momen Megawati menangis saat membela Jokowi yang dicaci maki.
"Maka sampai detik ini bu Mega menghormati pak Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia dan melarang kader-kader PDIP siapapun dia untuk melakukan tindakan-tindakan, perkataan-perkataan, ucapan-ucapan yang menyerang kewibawaan pak Jokowi sebagai seorang presiden. Itu tegas," ujar Basarah di Posko Kemenangan Ganjar-Mahfud, Minggu (12/11).
Lalu, Basarah menegaskan Megawati memiliki hak untuk mengusung capres-cawapres dari PDIP karena duduk sebagai ketua umum.
Ia lantas menyinggung posisi Jokowi sebagai kader kebanggaan PDIP. Menurut Basarah, Jokowi mestinya mengerti mandat Kongres soal pengusungan capres-cawapres berada di tangan Megawati.
"Maka ketika pak Jokowi kemudian menginginkan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang lain mestinya secara etika organisasi beliau menyampaikan dahulu hal ini kepada bu Megawati sebagai ketua umum PDIP. Karena itulah aturan mainnya berpartai," jelas Basarah.
"Maka kalau bicara berkomunikasi dengan bu Megawati dalam konteks kepartaian, seharusnya secara aturan organisasi kepartaian dan secara etika kepartaian yang menyampaikan atau setidak-tidaknya mendiskusikan tentang calon presiden lain yang mungkin diusulkan atau diinginkan oleh pak Jokowi didiskusikan dikonsultasikan dengan ibu Megawati," sambung dia.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5905 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan