Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Hamas Tunda Perundingan Sandera Karena Israel 'Bombardir' RS di Gaza
beritabali.com/cnnindonesia.com/Hamas Tunda Perundingan Sandera Karena Israel 'Bombardir' RS di Gaza
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kelompok Hamas menunda pembicaraan negosiasi soal sandera karena militer Israel menargetkan serangan ke area sekitar rumah sakit Al Shifa di Gaza, Palestina.
Mengutip dari Reuters, hal tersebut diungkap salah satu pejabat Palestina mengenai dinamika terkini di Gaza yang sedang dibombardir militer Israel (Israel Defense Forces/IDF)
Sejak Jumat (10/11), area sekitar rumah sakit Al Shifa mendapat serangan dari IDF baik lewat udara, maupun tank di darat. IDF menuding kelompok milisi Hamas menggunakan rumah sakit itu sebagai 'kedok' persembunyian. Namun, pihak Hamas membantah tudingan tersebut.
Israel memborbardir wilayah Gaza selama lebih dari sebulan terakhir, sebagai tindak balasan atas aksi kelompok Hamas pada 7 Oktober lalu.
Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak seruan internasional soal gencatan senjata dan setop bombardir Jalur Gaza.
Netanyahu malah menyatakan IDF akan terus menggempur milisi Hamas yang ada di Gaza dengan kekuatan penuh.
Mengutip Al Jazeera, dalam pernyataan yang ditayangkan di saluran televisi, Netanyahu mengatakan gencatan senjata hanya akan mungkin apabila Hamas melepaskan seluruh dari 240 sandera yang diambil dari wilayah selatan Israel pada 7 Oktober lalu.
"Keputusan kabinet cukup jelas - tak akan ada gencatan senjata hingga para sandera dikembalikan," kata Netanyahu seperti dikutip dari Haaretz.
"Kepada para pemimpin negara Arab yang peduli dengan masa depan negara-negara kalian di kawasan-Anda harus berdiri melawan Hamas," imbuhnya.
Selanjutnya, dia mengatakan Gaza akan didemiliterisasi setelah perang. Kemudian, sambungnya, Isarael akan 'melanjutkan untuk mengontrol keamanan di sana'.
Saat ditanya apa yang dimaksudnya soal 'kontrol keamanan', Netanyahu menjawab pasukan Israel bisa masuk ke Gaza ketika dibutuhkan untuk memburu milisi Hamas di wilayah tersebut.
"Saya ulangi: kontrol keamanan total dengan kemampuan untuk masuk [Gaza] kapanpun Anda ingin untuk menghabisi teroris yang mungkin bersiap kembali," katanya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3832 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1778 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang