Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pangeran MbS Semprot DK PBB Tak Becus Tangani Konflik di Gaza
BERITABALI.COM, DUNIA.
Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MbS), menyemprot Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) karena gagal merespons konflik di Jalur Gaza, Palestina.
Dalam pidato pembukaan pada konferensi tingkat tinggi (KTT) Liga Arab dan Organisasi Kerja sama Islam (OKI), MbS mengatakan saat ini dunia sedang dihadapkan oleh bencana kemanusiaan yakni agresi Israel di Gaza yang membuktikan kegagalan DK PBB.
"Kita berada di hadapan bencana kemanusiaan yang menunjukkan kegagalan Dewan Keamanan PBB dan komunitas internasional," kata MbS dalam pidatonya, seperti dikutip Al Arabiya, Sabtu (11/11).
MbS mengatakan DK PBB tidak becus dalam menghentikan Israel melakukan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional. Ia pun mengkritik badan kemanusiaan dunia itu melakukan "standar ganda".
"Kami yakin satu-satunya penyebab perdamaian adalah berakhirnya pendudukan Israel dan permukiman ilegal, serta pemulihan hak-hak rakyat Palestina dan berdirinya negara pada tahun 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya," ucap MbS, seperti dikutip Al Jazeera.
Dalam kesempatan itu, MbS turut menyerukan "penghentian segera" agresi militer Israel di Gaza serta pembukaan secepatnya untuk koridor kemanusiaan.
Dia kembali menegaskan kecaman Kerajaan Saudi atas "perang brutal" Israel yang telah merenggut ribuan nyawa warga sipil Palestina.
"Kita harus bekerja sama untuk mengakhiri pengepungan di Gaza dan memberikan bantuan," ucapnya.
"Rakyat Palestina harus diberikan hak sah mereka [termasuk] mendirikan negara merdeka."
MbS melontarkan pernyataan ini saat mengadakan pertemuan dengan para pemimpin Liga Arab dan negara-negara Muslim di Riyadh, Arab Saudi, pada Sabtu (11/11) guna membahas eskalasi konflik di Gaza yang pecah sejak 7 Oktober lalu.
Hasil KTT itu sepakat mengutuk Israel atas agresinya di Jalur Gaza, termasuk kejahatan perang dan pembantaian "biadab dan tidak manusiawi".
Para pemimpin juga menyerukan diakhirinya pengepungan di Gaza, mendesak diizinkannya bantuan kemanusiaan masuk ke daerah kantong tersebut, dan menghentikan ekspor senjata ke Israel.
Mereka juga menuntut DK PBB mengadopsi "resolusi tegas dan mengikat" guna menyetop agresi Israel.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan