Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Hari Diabetes Sedunia: Tema dan Asal-usulnya
BERITABALI.COM, DUNIA.
Hari Diabetes Sedunia atau World Diabetes Day dirayakan setiap 14 November. Hari ini diperingati untuk mengedukasi masyarakat tentang betapa berbahayanya penyakit diabetes.
Tahun ini, peringatan Hari Diabetes Sedunia mengambil tema 'Access to Diabetes Care' atau akses terhadap perawatan diabetes yang setara. Artinya, setiap pasien diabetes harus mendapatkan akses perawatan yang tepat.
Menukil laman resmi World Diabetes Day, fokus pada tahun ini juga lebih kepada pencegahan diabetes tipe-2 sekaligus komplikasi yang diakibatkannya. Termasuk juga akses pengobatan yang setara.
Selain itu, tema ini juga menyoroti pentingnya memiliki akses yang sama terhadap informasi yang tepat berkaitan dengan diabetes.
Siapa pun memang berhak atas akses yang sama terhadap perawatan diabetes. Hal ini untuk memastikan pengobatan dan tata laksana penyakit ini bisa tepat waktu, sehingga penanganan bisa maksimal.
Tema di tahun ini juga berfokus pada pendidikan diabetes intensif bagi para profesional kesehatan dan penderita diabetes.
Tema ini juga mendorong deteksi dini serta mengikuti gaya hidup yang lebih baik agar menekan risiko diabetes di usia yang sangat muda.
Sejarah Hari Diabetes Sedunia
Hari Diabetes Sedunia resmi diperingati sejak 2006 lalu. Hal ini dilakukan berdasarkan pada resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 61/225.
Namun, hari ini sebenarnya telah diperingati jauh sebelum itu. Hari ini telah diperingati sejak 1991 silam diinisiasi oleh International Diabetes Foundation bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Baca juga:
Ini Manfaat Kunyit Untuk Penderita Diabetes
Tanggal 14 November sendiri dipilih karena bertepatan dengan hari lahir Sir Frederick Banting. Dia merupakan penemu insulin pada 1922 silam, bersama dengan sejawatnya Charles Best.
Kampanye yang biasanya muncul di Hari Diabetes Sedunia adalah logo lingkaran biru. Logo ini diluncurkan pada 2007, tepat setelah perayaan ini diresmikan dan diakui PBB.
Sejak itu, lingkaran biru dianggap sebagai simbol global kesadaran diabetes. Logo ini juga melambangkan koalisi komunitas diabetes global dalam memerangi peningkatan kasus diabetes di dunia.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2629 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2283 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan