Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Pungli Petugas Imigrasi Bandara Ngurah Rai, Sandiaga Uno: Rusak Citra Pariwisata Bali
beritabali/ist/Pungli Petugas Imigrasi Bandara Ngurah Rai, Sandiaga Uno: Rusak Citra Pariwisata Bali.
BERITABALI.COM, BADUNG.
Oknum petugas imigrasi Ngurah Rai yang teciduk melakukan pungutan liar atau pungli untuk jalur fast track atau jalur cepat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai ditanggapi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahuddin Uno.
Ia mengatakan, jika wisatawan melewati jalur cepat harus membayar setidaknya harus dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggung jawabkan.
Menurutnya, pungli pada proses pemeriksaan imigrasi jalur cepat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali bertentangan dengan konsep Pariwisata berkualitas yang selama ini digaungkan.
"Tentu bisa merusak citra pariwisata Bali," jelasnya, Kamis (16/11/2023) di Puspem Badung.
Sandiaga menuturkan konsep pariwisata berkualitas merupakan salah satu terkait pemerintahan yang bersih serta bebas dari korupsi.
Sandiaga juga menegaskan akan menindak tegas serta tidak akan mentolerir khususnya kegiatan-kegiatan yang mampu mencoreng wajah pariwisata Bali khususnya dan Indonesia pada umumnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2956 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2019 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun