Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Hasil Pengecekan Teknisi pada Minibus Maut Sebut Rem Kaki Masih Berfungsi
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Satlantas Polres Karangasem akhirnya berhasil mengungkap kondisi minibus yang mengalami kecelakaan tunggal di jalur perbatasan antara Kabupaten Bangli - Karangasem beberapa waktu lalu hingga menewaskan 6 penumpang.
Usai menetapkan sopir Izusu, I Gede Dana sebagai tersangka, Satlantas Polres Karangasem gerak cepat dengan mendatangkan teknisi bersertifikat untuk mengecek kondisi kendaraan nahas keluaran tahun 1983 tersebut.
Dari hasil pengecekan, mobil Isuzu yang dikemudikan oleh tersangka itu dinyatakan memang sudah tidak layak. Beberapa onderdil yang ada di dalam kendaraan tersebut dikatakan masih bawaan asli atau dalam keadaan yang sudah lama. Artinya ada beberapa item yang sudah kocak atau sudah tidak berfungsi secara maksimal.
"Terkait rem kaki masih berfungsi namun untuk rem tangan tidak ditemui di dalam mobil. Jadi dapat disimpulkan dari pemeriksaan teknisi Isuzu bahwa kecelakaan ini tidak mutlak disalahkan oleh pengemudi. Namun ada juga faktor-faktor dari kendaraan yang sudah tidak layak pakai," ujar Kasat Lantas Polres Karangasem, AKP. I Komang Saptapramana dikonfirmasi, Kamis (23/11/2023).
Sementara itu, pihak kepolisian juga terus melakukan pemeriksaan saksi dari korban yang luka hingga dua atau tiga hari kedepan mengingat masih ada sejumlah saksi yang akan diperiksa disamping masih ada beberapa administrasi yang masih harus dilengkapi oleh pihak kepolisian.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3797 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang