Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 3 Juli 2026
KPU Jembrana Tekankan Disabilitas Punya Hak Setara di Pemilu 2024
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jembrana mennggelar sosialisasi Pendidikan Pemilih yang bertujuan untuk melibatkan segmen disabilitas di Jembrana.
Acara ini berlangsung di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Jembrana, Kelurahan Baler Bale Agung, dan dihadiri oleh Anggota KPU Jembrana divisi Sosdiklih, Dewa Putu Gede Oka, Kasubag Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Peri Prasetya Artha, Guru, serta siswa-siswi kelas XII.
Paparan materi dalam acara ini mencakup aspek-aspek penting terkait Pemilu, seperti peran penyelenggara dalam Pemilu, syarat memilih, dan informasi terkait hari dan tanggal pelaksanaan pemungutan suara. Dalam penekanan materi, dijelaskan bahwa memberikan hak yang setara kepada penyandang disabilitas dalam menentukan pemimpin adalah langkah maju signifikan menuju inklusi yang lebih besar dalam proses politik.
"Partisipasi aktif penyandang disabilitas dalam proses pemilihan diharapkan tidak hanya memperluas keterlibatan dalam demokrasi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai inklusi sosial," kata Divisi Sosialisasi dan Pemilih KPU Jembrana Dewa Gede Oka Jumat (01/12/2023).
Dewa Gede Oka berharap Sosialisasi ini bisa memberikan informasi yang diperlukan dan memastikan bahwa semua individu, termasuk mereka yang memiliki disabilitas, dapat terlibat sepenuhnya dalam proses demokrasi, serta memiliki peran yang sama dalam menentukan masa depan negara.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1068 Kali
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 704 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 382 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun