Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 24 Oktober 2026
Wawali Arya Wibawa Buka Serangan Festival 2023
Tampilkan Kesenian, Musik Hingga Bulung Gratis
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa membuka secara resmi Serangan Festival Tahun 2023 ditandai dengan pemukulan gong di Lapangan I Wayan Bulit, Kelurahan Serangan, Jumat (1/12) petang.
Rangkaian Serangan Festival dimeriahkan penampilan seni budaya, pentas musik, hingga bagi-bagi bulung gratis. Perlombaan Baleganjur juga memeriahkan event Serangan Festival tahun ini yang diikuti 6 peserta dari masing-masing banjar di Kelurahan Serangan. Serta sajian kuliner dan UMKM juga turut meramaikan kegiatan di Pulau Serangan ini.
Lurah Serangan, Wayan Sukanami bersama Ketua Panitia Serangan Festival sekaligus Ketua Karang Taruna Baruna Jaya, Kelurahan Serangan, I Wayan Wialya mengatakan pelaksanaan Serangan Festival merupakan sebuah ajang untuk mendukung pelestarian adat dan budaya. Ajang ini juga untuk memperkenalkan pelaku UMKM serta memberikan ruang berekspresi bagi masyarakat Kelurahan Serangan.
"Sasaran dari kegiatan ini adalah seluruh elemen masyarakat di Kelurahan Serangan yang berpotensi dalam peningkatan pembangunan baik fisik maupun peningkatan sumber daya manusia agar dapat bersaing di era globalisasi dan digitalisasi," jelasnya.
Lebih lanjut dijelaskan kuliner khas Serangan juga diperkenalkan dalam festival tahun ini. Festival Bulung atau rumput laut diadakan karena makanan ini telah menjadi kuliner khas bagi warga di Pulau Serangan. Terlebih selama ini belum ada masyarakat lain yang mengadakan festival untuk makanan serupa.
"Festival bulung ini kami rencanakan ada 50 kg bulung, kami ambil dari nelayan-nelayan yang ada di Serangan. Kenapa (digelar festival) bulung, karena bulung sudah sangat terkenal sekali yaitu di Serangan, karena kalau masalah bulung di Kota Denpasar ya (masyarakat) tahunya di Serangan," ungkap Wialya.
Sementara Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa usai kegiatan mengatakan, melalui festival ini, kita ingin mengangkat potensi lokal yang ada di masing-masing Desa/Kelurahan, baik dalam bentuk seni pertunjukan, kerajinan tangan, kuliner khas, maupun produk-produk unggulan UMKM lokal. Partisipasi aktif dari masyarakat, UMKM, komunitas seni dan budaya, serta pemerintah desa sangatlah penting dalam menjadikan festival ini sukses. Sehingga secara berkelanjutan dapat mempromosikan potensi ekonomi desa kita kepada masyarakat luas.
Selain menjadi ajang pameran dan pertunjukan seni, Arya Wibawa mengatakan, Festival Desa ini juga bertujuan untuk mendorong pengembangan ekonomi kreatif di Desa. Sehingga kedepan baik pelaku seni, ekonomi kreatif dan pelaku UMKM lokal dapat meningkatkan kualitas dan daya saing produk mereka, sehingga dapat memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan.
"Saya mengucapkan selamat atas terselenggaranya Serangan Festival, saya juga mengajak seluruh warga untuk turut berpartisipasi aktif dalam Festival ini, baik sebagai peserta, penonton, atau pun pendukung. Mari kita bersama-sama membangun semangat gotong royong, menjaga kekayaan budaya kita, dan memperkuat ekonomi desa. Dengan sinergi dan kerja sama kita, Festival ini akan menjadi perhelatan yang berkesan dan berdampak positif bagi masyarakat," ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5487 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4571 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2473 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2168 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2165 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan