Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
TPP Nyaris Sama dengan Guru, Sejumlah Kepsek di Karangasem Mengundurkan Diri
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang kecil menjadi salah satu faktor yang mendorong sejumlah Kepala Sekolah SD dan SMP di Karangasem mengundurkan diri dari jabatannya.
Meski tidak semua penyebab mereka mundur karena kecilnya TPP, namun kondisi ini diakui oleh Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Karangasem, I Wayan Sutrisna saat bertemu awak media, Jumat (8/12/2023).
"Ada berbagai alasan mereka mundur dari Kepala Sekolah ingin kembali menjadi guru biasa, selain karena kecilnya tambahan penghasilan pegawai (TPP) yang didapatkan, ada juga yang mundur karena yang bersangkutan sakit, ada juga karena kepentingan keluarga," kata Sutrisna.
Pengusulan pengunduran sejumlah kepala sekolah dari jabatannya ini sudah terjadi sejak tahun 2022, para Kepala Sekolah ini tersebar di beberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Karangasem. Beban kerja dan tanggung jawab sebagai Kepsek cukup besar, sehingga banyak yang memilih mundur dari jabatan tersebut.
Selama ini, TPP yang didapatkan oleh Kepsek pada tahun 2023 tidak jauh beda dengan TPP yang diterima tenaga pengajar lainnya. Selisihnya hanya sekitar Rp.100 sampai Rp.150 ribu, dimana untuk Kepsek mendapat sekitar Rp800 ribu perbulan sementara pengajar biasa yang golongannya sama mendapat tunjangan sekitar Rp.650 ribu.
Menyikapi hal ini, Sutrisna sendiri berencana akan meningkatkan tunjangan untuk Kepsek pada tahun 2024 mendatang, untuk anggaran penambahan penghasilan kepsek ditambah sekitar Rp2,6 milliar di tahun 2024," imbuhnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 584 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 458 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan