Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Korban Terseret Arus di Pantai Pengeragoan Belum Ditemukan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Korban terseret arus di Pantai Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana masih belum ditemukan.
Operasi SAR pada hari kedua, Selasa (19/12/2023) melibatkan 5 personel Pos SAR Jembrana dengan mengerahkan 1 unit RIB dan 1 unit rubber boat.
Baca juga:
Cari Turis Terseret Arus di Pantai Double Six, Alat Deteksi Bawah Permukaan Air Dikerahkan
Dari laporan yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar diketahui identitas korban atas nama Aditya Fikri Ahimsah (18). Kejadian terjadi pukul 06.30 WITA dimana saat itu ada 3 orang saksi mata.
Saksi pertama merupakan korban selamat meskipun juga ikut terseret arus kemudian berhasil menepi. Sementara saksi lainnya sedang duduk-duduk berjarak sekitar 100 meter, tak sengaja melihat kejadian itu.
"Tim yang melakukan pencarian dengan menggunakan RIB serta rubber boat akan memfokuskan di sekitaran lokasi korban terseret arus, dengan rencana luas penyisiran berkisar 5,16 Nm²," jelas Koordinator Pos SAR Jembrana, Dewa Hendri Gunawan.
Hendri menambahkan, adapun unsur SAR gabungan lain terlibat, TNI AL Pengambengan, Polair Polres Jembrana, Polsek Pekutatan, Pol PP Kabupaten Jembrana, Potensi SAR 115 Kabupaten Jembrana, Bhuana Bali Rescue dan masyarakat setempat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3312 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman