Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Israel Gempur Kamp Pengungsi Maghazi Jelang Natal, 70 Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebanyak 70 orang tewas usai pasukan Israel menggempur kamp pengungsi Al Maghazi di Palestina pada Minggu (24/12) dini hari, jelang Natal.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina Ashraf Al Qidra mengatakan serangan Israel menghancurkan blok permukiman. Ia juga menduga jumlah korban akan terus bertambah.
"Apa yang terjadi di Maghazi adalah pembantaian yang dilakukan di kawasan perumahan yang padat," kata Qidra, dikutip Middle East Eye.
Kelompok perlawanan yang menguasai Jalur Gaza, Hamas, turut buka suara usai tempat pengungsian dibombardir.
"[Serangan udara Israel adalah] pembantaian yang mengerikan dan kejahatan perang baru," demikian menurut Hamas, dikutip Middle East Eye.
Serangan Israel ke kamp pengungsian bukanlah kali pertama.
Pada awal November, pasukan Zionis membombardir kamp pengungsi Jabalia dan kamp pengungsi Nuseirat. Imbas serangan ini, puluhan orang meninggal.
Israel melancarkan agresi ke Palestina sejak 7 Oktober. Mereka juga mendeklarasikan perang ke Hamas.
Sepanjang operasi, Israel menyerang warga dan objek sipil seperti kamp pengungsian hingga rumah sakit. Hingga kini, korban tewas akibat gempuran pasukan Zionis tercatat lebih dari 20.000 jiwa.
Pemerintahan Benjamin Netanyahu mengklaim tak akan berhenti perang sebelum memusnahkan Hamas meski desakan internasional terus menggema.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1981 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1837 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1744 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1531 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun