Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Serangan Bertubi-tubi Rusia ke Ukraina: 30 Tewas, 160 Luka
BERITABALI.COM, DUNIA.
Serangan udara bertubi-tubi dari Rusia ke Ukraina pada Jumat (29/12) menewaskan 30 orang dan melukai lebih dari 160 orang.
Menteri Dalam Negeri Igor Klymenko menyebut serangan Rusia menyasar sekolah, rumah sakit bersalin, pusat perbelanjaan, sejumlah apartemen.
"Hingga saat ini, 30 orang telah tewas dan lebih dari 160 orang terluka sebagai hasil dari serangan masif Rusia di wilayah Ukraina pada pagi hari," tulisnya di Telegram.
Serangan ini memicu kecaman internasional dan seruan untuk dukungan militer kepada Ukraina yang telah melawan pasukan invasi Rusia selama hampir dua tahun.
"Hari ini Rusia menyerang kami dengan hampir segala yang dimilikinya," kata Presiden Volodymyr Zelensky dikutip AFP, Jumat (29/12).
Militer Ukraina memperkirakan bahwa Rusia telah meluncurkan 158 misil dan drone ke Ukraina.
"Ini adalah jumlah rekor misil dan serangan misil terbesar dalam perang ini," kata Juru Bicara Angkatan Udara Ukraina Yuriy Ignat kepada AFP.
Angkatan bersenjata Rusia mengaku telah melakukan setidaknya 50 serangan kelompok dan satu serangan massif pada fasilitas militer di Ukraina selama seminggu terakhir. Mereka mengeklaim serangan tersebut semuanya tepat sasaran.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2496 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun