Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Prabowo Saat Debat: Kita Jadi Panutan Negara-Negara di Afrika
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto mengklaim Indonesia saat ini menjadi panutan bagi beberapa negara di Afrika. Ia juga menyebut Indonesia kini dianggap sebagai bagian negara selatan-selatan atau negara berkembang yang berhasil.
Prabowo menyebut faktor seperti inflasi rendah, pertumbuhan ekonomi yang baik, neraca perdagangan Indonesia stabil, surplus perdagangan lima tahun berturut-turut menjadi penyebab Indonesia dianggap berhasil oleh negara lain.
"Kita sekarang pun sudah jadi panutan bagi banyak negara di Afrika. Begitu banyak negara di Afrika sekarang melihat ke kita, datang ke kita, minta belajar dari kita, karena kita dianggap negara selatan yang cukup berhasil," kata Prabowo dalam debat ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1) malam.
Prabowo menilai hubungan internasional Indonesia dengan negara lain juga terjadi dengan baik. Hal yang menurutnya perlu terus didorong adalah kemajuan ekonomi.
Ia menginginkan agar sumber daya alam (SDA) Indonesia yang melimpah dapat dimanfaatkan dengan sangat baik untuk memperkuat ekonomi Indonesia.
Prabowo menegaskan perlu ada regulasi soal hilirisasi, pengelolaan SDA dan peningkatan SDM, penghilangan kemiskinan, kemajuan teknologi yang pesat. Lalu tujuan Indonesia menjadi negara industri dan berdaya, sehingga kemudian Indonesia disegani oleh negara lain.
"Jadi leadership kita di dunia, di hubungan internasional, akan tercermin dan ter-impact oleh keberhasilan kita mengelola kekayaan kita, menghilangkan kemiskinan di negara kita, rakyat kita meraih teknologi, menjadi negara industri, itu yang akan membuat kita memimpin dunia selatan," ujar Menhan itu.
Prabowo menghadapi capres nomor 1 Anies Baswedan dan capres nomor 3 Ganjar Pranowo dalam debat ketiga Pilpres 2024 semalam. Mereka membahas seputar pertahanan, keamanan, geopolitik, hubungan internasional, dan politik luar negeri.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3871 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1985 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1855 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1756 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1533 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun