Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Tabrak Tiang Telepon, Pemotor di Buleleng Tewas Terlempar di Semak-Semak
BERITABALI.COM, BULELENG.
Warga Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng mengalami hilang kendali saat mengendarai sepeda motor scoopy DK 6036 EW hingga mengakibatkan tewas di tempat setelah terlempar ke semak-semak bambu akibat menabrak tiang telpon yang berada di kiri jalan raya.
Laka lantas yang terjadi Minggu 14 Januari 2024 sekitar pukul 07.00 WITA di lintasan jalan Singaraja Sudaji, tepatnya di Dusun Tengah Desa Sinabun Kecamatan Sawan mengakibatkan, Gede Sutayasa (33) meninggal dunia setelah dilarikan ke RSUD Kabupaten Buleleng.
“Bermula dari pengendara Scoopy DK 6036 EW yang datang dari arah utara menuju selatan pada saat melintas di TKP tidak bisa menguasai kendaraanya sehingga menabrak tiang telpon sebelah kiri jalan dari utara. Diduga untuk sementara pengendara kurang konsentrasi saat berkendaraan sehingga terjadi menabrak tiang telepon,” ungkap Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika.
Korban dalam musibah lakalantas tersebut mengalami luka benjolan pada kepala samping kanan, luka terbuka di dahi, luka pada bibir, tidak sadarkan diri dan dinyatakan meninggal oleh team medis RSUD Buleleng saat korban dibawa ke IRD RSUD Buleleng.
Sementara, upaya penanganan telah dilakukan Unit Lantas Polsek Sawan dengan mendengarkan keterangan saksi-saksi termasuk melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti sepeda motor scoopy DK 6036 EW yang mengalami ringsekpada bagian depan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3766 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1706 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang