Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Pasca-kenaikan Tiket, Kunjungan ke DTW Tanah Lot Normal
BERITABALI.COM, TABANAN.
Dua pekan setelah kenaikan harga tiket masuk ke objek wisata Tanah Lot, tingkat kunjungan masih tetap normal.
Asisten Manajer Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot I Putu Toni Kurniawan menyebutkan, dampak kenaikan harga tiket tidak terasa terhadap kunjungan wisatawan.
“Masih normal berkisar angka kunjungan antara 4 ribu hingga 6 ribu setiap harinya,” ujarnya Selasa, (16/1).
Kenaikan harga tiket masuk di DTW Tanah Lot seperti tiket anak domestik Rp 15.000 menjadi Rp 20.000. Tiket dewasa domestik Rp 20.000 menjadi Rp 30.000. Tiket anak mancanegara Rp 30.000 menjadi Rp 40.000. Tiket dewasa mancanegara Rp 60.000 menjadi Rp 75.000.
Pada Selasa, (16/1) kunjungan ke obyek wisata Tanah Lot mencapai 5.157 wisatawan. Mancanegara 1.486 orang. Domestik 3.670 orang. Pada tahun lalu, kunjungan ke obyek wisata Tanah Lot tembus hingga 2 juta wisatawan lebih.
“Ini angka yang paling tinggi pasca Covid-19. Tapi, sebelum corona jumlah wisatawan pernah sampai 3 juta orang," ujar Toni.
Putu Toni mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan baik domestik dan mancanegara yang datang ke Tanah Lot, tersebut untuk domestik di dominasi daerah Jawa Tengah sedangkan mancanegara di dominasi negara Eropa dan India.
“Kami optimis bahwa tahun ini kunjungan akan tetap meningkat, mengingat objek wisata Tanah Lot menjadi salah satu alternatif liburan bagi pelancong yang hendak menghabiskan masa liburan mereka selama berada di Tabanan,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3810 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1756 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang