Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 14 Juni 2026
Alasan Pemkab Jembrana Gelar Pengabenan Manusia Purba
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pemerintah Kabupaten Jembrana, melalui Bupati I Nengah Tamba, berencana menggelar upacara penyucian atau pengabenan di Museum Manusia Purba yang terletak di Kelurahan Gilimanuk.
Museum ini, yang menjadi peninggalan sejarah sejak tahun 1963, menyimpan ratusan benda peninggalan manusia purbakala, termasuk fosil dan kerangka manusia prasejarah.
Bupati I Nengah Tamba menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga dan menyucikan areal museum tersebut.
"Dengan menggelar upacara pengabenan, kita berharap roh manusia purba yang ada di museum ini dapat beristirahat dengan tenang, dan tempat ini tidak diganggu oleh energi negatif yang mungkin dapat mengganggu keseimbangan spiritual," ujarnya saat ditemui dalam sebuah wawancara.
Museum Manusia Purba di Jembrana memiliki nilai sejarah yang tinggi, menyimpan rahasia peradaban manusia purba kala. Upacara pengabenan ini diharapkan juga dapat membawa energi positif bagi pembangunan Kabupaten Jembrana secara keseluruhan.
Baca juga:
Museum Manusia Purba Gilimanuk
Bupati Tamba berpesan agar masyarakat dapat mendukung langkah ini demi menjaga keberlanjutan dan kelestarian museum bersejarah ini.
Rencananya, upacara penyucian atau pengabenan akan melibatkan unsur keagamaan dan kebudayaan setempat, sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan nenek moyang.
Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap kegiatan ini dapat berlangsung dengan lancar dan membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat serta keberlanjutan pembangunan di daerah tersebut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1001 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli