Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 18 September 2026
Angin Kencang Membuat Kebakaran TPA Sente Semakin Meluas
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Angin yang berhembus kencang membuat petugas pemadam kebakaran cukup kesulitan dalam memadamkan sampah yang terbakar di TPA Sente, Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung.
Hngga siang ini, Rabu (24/1/2024), kebakaran sampah di TPA Sente diperkirakan mencapai 75 persen. Personel Damkar yang dikerahkan ke lokasi cukup kesulitan melakulan pemadaman. Selain medan, angin kencang juga membuat kebakaran semakin cepat meluas.
Kasat Pol PP dan Damkar Klungkung, I Dewa Putu Suarbawa kepada wartawan mengatakan, dalam upaya memadamkan kebakaran di TPA Sente, pihaknya hari ini mengerahkan sedikitnya 3 Armada berikut 10 orang personel ke lokasi. Namun upaya yang dilakukan belum berjalan maksimal, hingga sore ini api sudah menjalar hampir di semua sisi TPA.
"Luasan kebakaran di TPA Sente sudah mencapai sekiar 75 persen, sudah mengelilingi TPA Sente dari timur, barat, utara hingga selatan, akses yang sulit di lokasi kebakaran. Petugas hanya mampu menjangkau sisi selatan dan barat dari TPA, Selain itu angin kencang juga membuat api dengan cepat menyebar," kata Dewa Putu Suarbawa.
Sementara itu, dampak kebakaran sampah TPA ini juga menimbulkan kabut asap hingga mencapai sejumlah wilayah di Desa Pikat. Selain wilayah di Banjar Pasekan Desa Dawan Kaler, kabut asap dari kebakaran di TPA Sente juga sampai ke wilayah Banjar Sente dan Banjar Gelogor di Desa Pikat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5560 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3486 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2343 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan