Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
15 Pemuda Desa Sidan Tak Mampu Dilatih Gratis Perhotelan dan Kapal Pesiar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sebanyak 15 pemuda yang kurang mampu di Desa Sidan, Kecamatan Gianyar, dirangkul oleh Pemerintah Desa Sidan. Mereka dilatih keterampilan SDM bidang perhotelan dan kapal pesiar secara gratis. Tujuannya agar pemuda kurang beruntung bisa lepas dari garis kemiskinan.
Pelatihan itu dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sidan bekerjasama dengan yayasan pendidikan. "Mereka dilatih selama tiga bulan ke depan. Mulai Februari 2024 sudah dilatih," jelas Perbekel Sidan, Made Sukra Suyasa, Rabu (31/1/2024).
Dikatakan, pemuda dilatih di Kissidan Eco Hill yang merupakan restoran dengan panorama terasering yang dibangun BUMDes. "Selama pelatihan, ada kelas. Belajar restoran, kitchen hingga housekeeping," ungkapnya.
Pemuda yang direkrut di bawah usia 34 tahun, dilatih oleh pengajar dari Yayasan Pendidikan I Career yang berkantor pusat di Denpasar.
Setelah tiga bulan latihan, mereka direkomendasikan ikut interview ke hotel maupun ke kapal pesiar. "Apabila lolos ke pesiar. Maka dari BUMDes menawarkan pola kerja sama berupa dana talangan. Karena nanti di sana dapat gaji, itu yang dipakai bayar talangan," jelas dia.
Sidan ingin pemudanya sejahtera. "Jadi kami ajak belajar, buatkan sekolah untuk dilatih dan salurkan ke luar negeri. Upaya kami memenggal angka kemiskinan di Sidan. Kami latih sehingga kerja ke luar, jadi bisa memenuhi kebutuhan hidup," ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5557 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3486 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2343 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan