Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 20 Oktober 2026
KPU Karangasem Kerja Ekstra Bidik Partisipasi Pemilih 83 Persen
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
KPU Karangasem sepertinya harus bekerja ekstra untuk mengejar target 83 persen partisipasi masyarakat agar datang memilih ke TPS di sisa waktu menuju hajatan Pilpres dan Pileg 14 Februari 2024 mendatang.
Tingkat partisipasi ini cukup menjadi perhatian, mengingat pada simulasi pemilu II baru - baru ini, KPU mencatatkan angka partisipasi pemilih hanya mencapai 66 persen dari total jumlah pemilih yang ada pada TPS tempat simulasi tersebut dilaksanakan.
Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, I Kadek Sukara tak menampik kondisi tersebut, ia mengakui bahwa angka partisipasi pada simulai kedua yang berlangsung di TPS 18 Banjar Timbul, Kelurahan Subagan, Karangasem pada Rabu (31/1/2024) itu hanya mampu mendatangkan sekitar 66 persen dari total pemilih yang ada disana.
"Dibandingkan simulasi tahap I partisipasi untuk simulasi tahap II mengalami penurunan partisipasi pemilih. Simulasi tahap I partisipasi pemilih mencapai 85 persen, sedangkan simulasi tahap II mencapai 66 persen," kata Sukara dihubungi, Senin (5/2/2024).
Ia mengatakan ada beberapa faktor yang menyebabkan menurunnya angka partisipasi pada simulai ke II itu, beberapa diantaranya karena faktor hujan, simulasi dilakukan pada hari kerja dan faktor pemilih yang merantau di luar Kabupaten Karangasem.
Namun demikian, KPU Karangasem tetap optimistis mampu meningkatkan partisipasi pemilih hingga 83 persen dari jumlah DPT sebanyak 388.854 pemilih sesuai dengan target yang diberikan oleh KPU Provinsi kepada KPU Karangasem. Terlebih pada saat pencoblosan 14 Februari 2024 mendatang merupakan hari libur nasional sehingga kemungkinan besar partisipasi pemilih akan meningkat.
Selain itu, berbagai upaya juga telah dilakukan KPU Karangasem salah satunya dengan cara menggencarkan sosialisasi melalui berbagai platform media sosial seperti Facebook dan Instagram. Selain itu, KPU juga intens menggelar sosialisasi dengan turun langsung menyasar pemilih pemula di sekolah-sekolah SMA dan SMAK hingga membuat video singkat tentang edukasi pemilu yang dibalut kebudayaan termasuk bekerja sama dengan OPD di Karangasem.
"Kita juga imbau anggota PPS untuk berkoordinasi ke banjar-banjar menyampaikan waktu pencoblosan serta mengajak masyarakat untuk memilih. Mereka juga akan diingatkan kembali untuk datang ke TPS saat pemberian c pemberitahuan, ini dipandang efektif karena petugas berinteraksi secara langsung dengan masyarakat," terang Sukara.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4498 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2121 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2063 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1650 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1499 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan