Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 22 Juli 2026
KPU Karangasem Kerja Ekstra Bidik Partisipasi Pemilih 83 Persen
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
KPU Karangasem sepertinya harus bekerja ekstra untuk mengejar target 83 persen partisipasi masyarakat agar datang memilih ke TPS di sisa waktu menuju hajatan Pilpres dan Pileg 14 Februari 2024 mendatang.
Tingkat partisipasi ini cukup menjadi perhatian, mengingat pada simulasi pemilu II baru - baru ini, KPU mencatatkan angka partisipasi pemilih hanya mencapai 66 persen dari total jumlah pemilih yang ada pada TPS tempat simulasi tersebut dilaksanakan.
Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, I Kadek Sukara tak menampik kondisi tersebut, ia mengakui bahwa angka partisipasi pada simulai kedua yang berlangsung di TPS 18 Banjar Timbul, Kelurahan Subagan, Karangasem pada Rabu (31/1/2024) itu hanya mampu mendatangkan sekitar 66 persen dari total pemilih yang ada disana.
"Dibandingkan simulasi tahap I partisipasi untuk simulasi tahap II mengalami penurunan partisipasi pemilih. Simulasi tahap I partisipasi pemilih mencapai 85 persen, sedangkan simulasi tahap II mencapai 66 persen," kata Sukara dihubungi, Senin (5/2/2024).
Ia mengatakan ada beberapa faktor yang menyebabkan menurunnya angka partisipasi pada simulai ke II itu, beberapa diantaranya karena faktor hujan, simulasi dilakukan pada hari kerja dan faktor pemilih yang merantau di luar Kabupaten Karangasem.
Namun demikian, KPU Karangasem tetap optimistis mampu meningkatkan partisipasi pemilih hingga 83 persen dari jumlah DPT sebanyak 388.854 pemilih sesuai dengan target yang diberikan oleh KPU Provinsi kepada KPU Karangasem. Terlebih pada saat pencoblosan 14 Februari 2024 mendatang merupakan hari libur nasional sehingga kemungkinan besar partisipasi pemilih akan meningkat.
Selain itu, berbagai upaya juga telah dilakukan KPU Karangasem salah satunya dengan cara menggencarkan sosialisasi melalui berbagai platform media sosial seperti Facebook dan Instagram. Selain itu, KPU juga intens menggelar sosialisasi dengan turun langsung menyasar pemilih pemula di sekolah-sekolah SMA dan SMAK hingga membuat video singkat tentang edukasi pemilu yang dibalut kebudayaan termasuk bekerja sama dengan OPD di Karangasem.
"Kita juga imbau anggota PPS untuk berkoordinasi ke banjar-banjar menyampaikan waktu pencoblosan serta mengajak masyarakat untuk memilih. Mereka juga akan diingatkan kembali untuk datang ke TPS saat pemberian c pemberitahuan, ini dipandang efektif karena petugas berinteraksi secara langsung dengan masyarakat," terang Sukara.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3771 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1438 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1422 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1378 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1289 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun