Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 19 Juni 2026
Mesir Diklaim Mau Jual Kota Pesisir ke UEA Rp346 Triliun Gegara Krisis
beritabali.com/cnnindonesia.com/Mesir Diklaim Mau Jual Kota Pesisir ke UEA Rp346 Triliun Gegara Krisis
BERITABALI.COM, DUNIA.
Mesir dirumorkan melepas salah satu kota pesisir pantai mereka ke Uni Emirat Arab (UEA) senilai US$22 miliar atau setara Rp346 triliun.
Kota pesisir yang diisukan bakal dilepas ke UEA adalah Ras El Hikma, di wilayah Timur Laut Mesir, seperti dikutip dari Cairo24.
Kabar tersebut sempat memicu kegaduhan di antara publik Mesir. Media pemerintah pun buru-buru membuat pemberitaan untuk membantah kabar itu dengan mengutip sumberi intelijen anonim.
Isu itu semakin liar beredar lantaran Mesir semakin tergelincir ke dalam jurang krisis ekonomi. Mata uang pound Mesir pun kini terus anjlok hingga di level terendah di awal tahun ini.
Pound Mesir kini anjlok hingga 70 poin atas dollar AS, menjadikannya turun hingga lebih dari 50 persen lebih lemah di pasar gelap ketimbang di Bank Sentral resmi.
Penurunan itu disertai laju inflasi yang semakin tinggi.
Di antara kepanikan tersebut, dikutip dari Middle East Eye, media-media lokal Mesir pun memberitakan kabar bahwa Ras El Hikma diakuisisi oleh investor asing senilai Rp346 triliun.
Tujuannya untuk mendapat kucuran dana segar untuk menambal krisis ekonomi yang menggerogoti negara tersebut. Pemerintah Presiden Abdel Fattah El Sisi pun kabarnya telah memasukkan wilayah El Hikma dalam proyek 2050.
Media dari Arab Saudi, Al Arabiya, dalam channel Youtube kemudian melaporkan pada pekan lalu bahwa grup investor dari UEA bakal menandatangani kesepakatan dengan pemerintah Mesir terkait pembelian Ras El Hikma yang akan dijadikan resor mewah.
Ras El Hikma dikenal di Timur Tengah sebagai salah satu kota pesisir dengan keindahan pemandangannya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun