Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Mesir Diklaim Ogah Tampung Warga Palestina Jika Israel Serang Rafah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemerintah Mesir disebut-sebut ogah ketampungan pengungsi Palestina jika Israel menyerang kamp di Rafah, wilayah selatan Gaza yang berbatasan dengan Mesir.
Radio Militer Israel mengklaim bahwa sejumlah pejabat Mesir hanya khawatir jika pengungsi Palestina diarahkan ke Sinai saat serangan Israel ke Rafah, seperti dikutip dari The Arab News.
Meski demikian, Kementerian Luar Negeri Mesir membantah memberikan restu kepada Israel menyerang Rafah.
Meski demikian, sejumlah media Israel dan The New York Times melaporkan pejabat Israel menyampaikan bahwa Kairo telah menginformasikan ke Tel Aviv soal banyaknya orang Palestina yang bisa menjadi ancaman kebangkitan milisi Islamis.
Sikap ini kemudian diartikan bahwa Mesir secara halus membiarkan serangan Israel ke Rafah, Gaza, dengan syarat tidak membiarkan warga Palestina ke wilayah negara itu.
Rezim Abdel Fattah El Sisi di Mesir saat ini sangat represif terhadap gerakan-gerakan Islamis termasuk Ikhwanul Muslimin. El Sisi yang mantan panglima militer berkuasa pada 2013 setelah menggulingkan Presiden Mohammed Morsi dari Ikhwanul Muslimin yang terpilih melalui pemilihan umum.
Hamas awalnya merupakan organisasi percabangan Ikhwanul Muslimin. Morsi juga saat berkuasa amat menjaga kedekatan dengan kelompok-kelompok perlawanan Palestina.
Mesir sebelumnya disebut mengancam akan mencabut Perjanjian Camp David saat Israel menyiapkan serangan ke Rafah.
Ancaman itu diutarakan Mesir jika Israel berani menggempur Kota Rafah, Palestina. Kota Rafah menjadi satu-satunya wilayah tersisa di Jalur Gaza yang menampung jutaan warga mengungsi imbas agresi brutal Tel Aviv sejak 7 Oktober lalu.
Sementara itu, Perjanjian Camp David sendiri merupakan kesepakatan damai antara Israel dan Mesir pada 1978 usai terlibat perang besar.
Dikutip Associated Press (AP), kesepakatan ini juga kemudian menjadi landasan kerangka perjanjian damai Israel dengan beberapa negara Arab di Timur Tengah.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan