Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
India Buka Peluang Investasi Energi Hijau dan Bandara Bali Utara
BERITABALI.COM, BADUNG.
India membuka peluang kerja sama dengan provinsi Bali untuk tiga sektor yakni perdagangan, pariwisata, dan teknologi. Bahkan, negara dengan populasi terbanyak di dunia ini siap mendukung investasi energi hijau termasuk bandara baru Bali Utara.
Demikian diungkapkan Konsulat Jenderal India di Bali Dr. Shashank Vikram saat mempromosikan dua wilayah bagian India yakni Rajasthan dan Uttar Pradesh di Nusa Dua, Badung, Kamis (16/2/2024).
Shashank Vikram mengungkapkan kedekatan hubungan antara Bali dan India yang memiliki kesamaan dalam hal kebudayaan dan agama merupakan latar belakang keduanya untuk lebih bisa saling melengkapi dalam hal kerja sama.
"Kita lihat apa yang bisa dikerjasamakan, Bali memiliki pengalaman pariwisata yang hebat, kita secara mendasar punya 3 tema yang dijajaki yakni perdagangan, inovasi, teknologi. India yang punya IT Hub jadi teknologi penting untuk negara berkembang seperti Indonesia," ungkapnya.
"Apa yang bisa kita pelajari bersama, dimana India sebagai IT Hub, mungkin kita bisa berbagi pengalaman, kita bisa melatih warga dari Bali. Jadi itu yang bisa dilakukan, setiap industri miliki keperluan yang berbeda, dengan investasi India di Bali, pemuda di Bali akan terbuka peluang karirnya, mereka akan menemukan pekerjaan yang lebih baik," imbuhnya.
Terlebih dengan penerbangan langsung tambahan, konektivitas antara Bali-India akan semakin intens untuk bisa melakukan kerja sama.
"Pada Desember tahun lalu tidak ada direct flight India ke bali, sekarang setiap hari ada, bulan depan saya dengar akan ada penerbangan tambahan yang menghubungkan Bali dengan India Selatan," kata Shashank.
Terkait investasi Bandara Bali Utara, Shashank Vikram menyebut hal tersebut akan berpeluang membuka lebih banyak turis dan membuka lapangan pekerjaan bagi warga lokal. Untuk sisi investasi dari India, hal tersebut hanya bisa dilakukan oleh sektor privat jika hal tersebut dinilai menjadi peluang yang menarik bagi mereka.
"Investasi di India dilakukan oleh sektor privat. India akan terbuka untuk investasi di mana saja jadi jika ada peluang," ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3808 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1750 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang