Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 16 Juli 2026
Warga Karangasem Tak Perlu Repot Berobat Penyakit Jantung ke Luar Kabupaten
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kehadiran Klinik Utama Jantung Hasna Medika Karangasem yang kini diresmikan, secara tidak langsung ikut mendorong upaya pemerataan pemerintah dalam pemerataan dokter spesialis jantung yang ada di Bali.
Seperti diketahui dari 60 dokter jantung yang ada di Bali, sebagian besarnya berada di wilayah Denpasar sementara di luar itu seperti di daerah - daerah sebarannya sangat sedikit bahkan selama ini di Karangasem hanya terdapat satu dokter saja dengan jumlah masyarakat yang mencapai 500 ribu penduduk.
Dengan berdirinya Klinik ini maka secara langsung jumlah dokter spesialis jantung di Kabupaten Karangasem bertambah menjadi 3 orang. Dengan fasilitas yang ada, warga yang hendak berobat juga tidak perlu jauh-jauh lagi keluar Kabupaten, apalagi Klinik cabang ke 11 di Indonesia ini telah menjalin bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
"Ini cabang kita ke 11 dan satu - satunya Bali sekaligus yang pertama di luar pulau jawa, ini adalah prestasi bagi kami, ini juga sebagai bentuk komitmen temen - gemen dokter jantung yang ada di Bali bahwa mereka punya tanggung jawab moral untuk pemerataan karena seperti saya sampaikan, sebagaian besar dokter jantung di Bali berada di wilayah Denpasar," kata Founder dan Direktur Utama PT Jantung Bali Medika, dr. Gugun Iskandar Hadiyat, SpJP(K).,FIHA.,FAsCC di sela - sela acara Grand opening klinik utama jantung Hasna Nedika di jalan Ahmad Yani, Kelurahan Subagan, Karangasem, pada Sabtu (2/3/2024).
dr. Gugun juga berharap, dengan hadirnya hasna medika dikarangasem dengan dibantu penuh oleh rekan - rekan dokter jantung sejawatnya, masyarakat Karangasem nantinya bisa memanfaatkan fasilitas dan layanan yang ada sehingga masyarakat tidak perlu lagi berobat keluar karangasem.
Lebih jauh, Klinik Jantung Hasna Medika ini dibangum dengan 3 lantai diatas lahan seluas 2000m2, didalamnya Klinik ini memiliki kapasitas rawat inap hingga 18 tempat tidur serta melayani penanganan kesehatan jantung terpadu yang dilengkapi dengan fasilitas UGD 24 Jam, klinik dokter spesialis, fasilitas rawat inap, farmasi, laboratorium, pemeriksaan penunjang treadmill, echocardiography, holter monitor, ABPM, ABI, medical check up & deteksi dini penyakit jantung serta layanan ambulance emergency 24 jam, serta didukung oleh sumber daya manusia yang telah memperoleh pelatihan kompetensi secara komprehensif terutama mengenai kegawatdaruratan jantung.
Disamping itu, tenaga kerja yang direkrut hampir 90% merupakan penduduk Kabupaten Karangasem dan sekitarnya sebagai kontribusi dalam membantu membuka peluang lapangan pekerjaan bagi warga lokal.
Sementara itu, Grand Opening ini dihadiri dan diresmikan langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Karangasem, I Wayan Artha Dipa. Dalam kesempatan itu pihaknya sangat mengapresiasi berdirinya klinik jantung ini, apalagi Karangasem menjadi yang pertama di Bali merupakan hal yang sangat menggembirakan, mengingat dari dulu semua masyarkatat berharap adanya pemerataan pembangunan di Bali khususnya di Karangasem.
"Saya menyambut baik kehadiran klinik jantung hasna medika ini di Karangasem, mudah mudahan kedepan dapat memberikan pelayanan yang baik dan memadai, serta pelayanan cepat dan tentunya pelahanan yang ramah," kata Arta Dipa.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3701 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1379 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1308 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1252 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1093 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun