Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
11 Hari Berlalu, Pelaku Pembuang Bayi di Karangasem Belum Terungkap
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Pelaku pembuang bayi di garasi mobil milik warga Banjar Dinas Waringin, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem hingga kini belum terungkap.
Minimnya saksi dan petunjuk disinyalir menjadi kendala sehingga pihak kepolisian cukup kesulitan untuk mengungkap siapa pelaku hingga motif di balik pembuangan bayi perempuan tak berdosa itu.
Kapolsek Rendang, Kompol. I Made Suadnyana dikonfirmasi, Jumat (15/3/2024) mengatakan, sejauh ini belum ada perkembangan baru terkait dengan pengungkapan pelaku pembuangan bayi tersebut.
Pihaknya kini masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut serta memeriksa rekaman CCTV di sepanjang jalur yang kemungkinan dilalui oleh pelaku. Meski demikian, Suadnyana optimistis dalam minggu-minggu ini akan ada titik terang mengenai kasus ini.
"Sejauh ini belum ada perkembangan, kita masih lidik, semoga minggu ini ada titik terang," terang Suadnyana.
Seperti diberitakan sebelumnya, bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan tergeletak di atas gulungan parasut penutup mobil yang ada di dalam garasi milik warga Banjar Dinas Waringin, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Karangasem pada Senin (4/3/2024).
Usai dilaporkan, bayi tersebut sempat dibawa ke Puskesmas Rendang untuk mendapat perawatan lebih lanjut, sebelum akhirnya Dinsos Provinsi Bali datang dan memfasilitasi yayasan agar bayi tersebut mendapat penanganan yang semestinya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan