Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Alasan Bawaslu Bali Sebut Pilkada 2024 Lebih Kencang dari Pemilu Lalu
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bawaslu Bali menyatakan pelaksanaan Pilkada 2024 dinamikanya dinilai lebih dinamis dibanding Pemilu 2024 lalu.
Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Bali, Ni Ketut Ariani mengatakan kondisi ini disebabkan karena pasangan calonnya langsung ada di Kabupaten dan Kota di Bali. Mereka, kata dia, nantinya akan bersentuhan langsung dengan pengawas Pemilu (Bawaslu) dan masyarakat.
"Dinamikanya akan lebih kencang karena, pasangan calonnya ada di Bali," ucapnya, Sabtu (23/3/2024) di Kesiman, Denpasar.
Untuk itu, Bawaslu Bali akan lebih menguatkan fungsi pengawasan, menjaga integritas serta komitmen para anggota Bawaslu Bali dalam perhelatan Pilkada 2024 di Bali.
"Apapun gesekan, tekanan khususnya berkaitan dengan tugas dan kewenangan kita. kita tetap "On The Track"," jelasnya.
Dalam upaya pencegahan, divisi pencegahan akan melakukan audensi ke 9 Kabupaten Kota di Bali. Hal ini agar Bawaslu Bali dapat diberikan ruang untuk pelaksanaan netralitas serta sosialisasi ASN, Kepala Desa serta mendorong pengawasan partisipatif di 9 Kabupaten Kota di Bali.
"Ini kami lakukan sebagai langkah awal karena Kepala Desa juga memiliki hak pilih dan Kepala Desa juga memiliki masyarakat di wilayahnya masing-masing agar nantinya dapat mensosialisasikan agar benar-benar independen," paparnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2797 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2029 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1973 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun