Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Ini Ciri-Ciri Menteri dari Bali yang Diusulkan De Gadjah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah meyakini akan ada jatah satu menteri di kabinet Prabowo Subianto setelah resmi dilantik menjadi Presiden RI periode 2024-2029 mendatang.
Namun, De Gadjah enggan memberikan nama secara gamblang siapa Menteri dari Bali yang nantinya ditunjukan Prabowo. Kendati demikian, ia memberikan sejumlah petunjuk bahwa calon menteri dari Bali yang diyakini masuk Kabinet Prabowo-Gibran itu berjenis kelamin laki-laki dan sudah lama bekerja untuk kemenangan Prabowo-Gibran di Bali.
"Ada satu orang Menteri kabinet Prabowo-Gibran. Ciri-cirinya cowok, beliau berjuang untuk Prabowo-Gibran dan beliau adalah orang baik," kata De Gadjah saat ditemui di Sekretariat DPD Partai Gerindra Bali, Selasa (9/4/2024).
Namun demikian, Anggota DPRD Provinsi Bali terpilih pada pemilu 2024 itu enggan merincikan perwakilan dari Bali itu akan mengisi Menteri apa. Yang jelas nama calon Menteri dari Bali itu sudah dikantongi.
"Inisialnya? Yang pasti beliau calon menteri dari Bali, bekerja untuk Pak Prabowo selama ini. Itu aja dulu clue (petunjuknya-red)," tegas Ketua Pertina Bali itu.
Editor: Redaksi
Reporter: Gerindra Bali
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2818 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2036 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1986 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun